Riyadh Tak Izinkan AS Gunakan Wilayah Udara Arab Saudi untuk Serang Iran

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:41 WIB
loading...
Riyadh Tak Izinkan AS...
Riyadh tidak mengizinkan AS gunakan wilayah udara dan darat Arab Saudi untuk menyerang Iran. Foto/SPA
A A A
RIYADH - Kerajaan Arab Saudi tidak akan mengizinkan wilayah udara dan daratnya digunakan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyerang Iran. Riyadh telah memberi tahu hal itu kepada Teheran.

Dua sumber yang dekat dengan pemerintah kerajaan mengungkap pemberitahuan tersebut kepada AFP pada hari Rabu, ketika Washington mengancam Teheran dengan kemungkinan serangan militer.

Baca Juga: Iran Tutup Wilayah Udaranya, Serangan AS Dilaporkan Segera Terjadi

Pesan Riyadh itu disampaikan ketika AS memperingatkan bahwa mereka dapat merespons tindakan keras pemerintah Iran terhadap protes, sementara Teheran mengatakan akan menyerang aset-aset militer AS di Timur Tengah jika terjadi serangan baru.

“Arab Saudi telah memberi tahu Teheran secara langsung bahwa mereka tidak akan menjadi bagian dari tindakan militer apa pun yang dilakukan terhadapnya, dan bahwa wilayah dan wilayah udaranya tidak akan digunakan untuk tujuan itu,” kata sebuah sumber yang dekat dengan militer Arab Saudi kepada AFP.

Sekadar diketahui, AS memiliki aset militer di Teluk, termasuk di Arab Saudi.

Sementara itu, kantor berita Reuters melaporkan bahwa serangan militer AS terhadap Iran akan segera terjadi. Menurut laporan tersebut, serangan itu dapat terjadi hanya dalam beberapa jam saja.

Reuters mengutip seorang pejabat militer Barat yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan: "Semua sinyal menunjukkan bahwa serangan AS akan segera terjadi."

Namun, sumber tersebut menambahkan: "Itulah cara pemerintahan ini bertindak untuk membuat semua orang tetap waspada, dengan ketidakpastian sebagai bagian dari strategi."

Menurut laporan tersebut, yang mengutip dua pejabat Eropa yang tidak disebutkan namanya, “Intervensi militer AS dapat terjadi dalam 24 jam ke depan.”

Reuters juga mengutip seorang pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya yang menyatakan bahwa Trump tampaknya telah memutuskan untuk menyerang Iran, meskipun cakupan aksi militer potensial tersebut masih belum jelas.

Sedangkan di Iran, otoritas berwenang telah menutup wilayah udara negara itu sejak hari Rabu untuk sebagian besar penerbangan. Langkah ini diambil Teheran di tengah protes yang meluas dan kekhawatiran akan serangan udara AS.

Menurut situs pelacakan penerbangan, FlightRadar24, Kamis (15/1/2026), Peringatan Pemberitahuan kepada Misi Udara (NOTAM) dikeluarkan oleh Teheran tepat setelah pukul 17.00 ET. Dalam NOTAM tersebut, Iran melarang semua penerbangan kecuali penerbangan internasional ke dan dari Iran dengan izin.

Peta lalu lintas udara di atas Iran dan wilayah sekitarnya menunjukkan banyak penerbangan dialihkan di sekitar wilayah udara Iran.

Hanya lima pesawat yang terlihat di atas wilayah udara Iran pada saat NOTAM dikeluarkan, menurut situs pelacakan penerbangan tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved