5 Tanda AS Segera Invasi ke Iran, dari Kedubes Siaga hingga Prajurit Mengungsi
Rabu, 14 Januari 2026 - 23:18 WIB
loading...
A
A
A
Jalur komunikasi antara Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Utusan Khusus AS Steve Witkoff telah terputus, kata seorang pejabat senior yang tidak disebutkan namanya kepada kantor berita Reuters.
Laporan berita ini muncul di tengah ancaman Presiden AS Donald Trump yang semakin intensif untuk campur tangan militer ketika Iran memperketat aturan setelah dua minggu demonstrasi mematikan.
Teheran telah bersumpah akan membalas terhadap pangkalan militer AS di Timur Tengah jika diserang.
“Protes di Iran adalah masalah internal,” tulis juru bicara militer Israel, Brigadir Jenderal Effie Defrin, di X.
Israel menyerang Iran pada bulan Juni, yang mengakibatkan perang 12 hari yang menewaskan hampir 1.200 warga Iran dan puluhan warga Israel. Selama seminggu terakhir, Iran mengancam akan menyerang Israel jika Israel atau Amerika Serikat melancarkan serangan.
Laporan berita ini muncul di tengah ancaman Presiden AS Donald Trump yang semakin intensif untuk campur tangan militer ketika Iran memperketat aturan setelah dua minggu demonstrasi mematikan.
Teheran telah bersumpah akan membalas terhadap pangkalan militer AS di Timur Tengah jika diserang.
4. Israel Siaga Tinggi
Militer Israel mengatakan pihaknya terus "siaga untuk skenario kejutan" karena kerusuhan yang sedang berlangsung di Iran.“Protes di Iran adalah masalah internal,” tulis juru bicara militer Israel, Brigadir Jenderal Effie Defrin, di X.
Israel menyerang Iran pada bulan Juni, yang mengakibatkan perang 12 hari yang menewaskan hampir 1.200 warga Iran dan puluhan warga Israel. Selama seminggu terakhir, Iran mengancam akan menyerang Israel jika Israel atau Amerika Serikat melancarkan serangan.
5. Iran Siapkan Kejutan
Iran memiliki “banyak kejutan” yang siap diberikan kepada musuh mana pun yang menyerangnya, kata Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh.Lihat Juga :