3 Strategi Baru Iran Hadapi Invasi AS

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:47 WIB
loading...
3 Strategi Baru Iran...
Iran memiliki strategi baru dalam menghadapi ancaman invasi AS. Foto/IRB
A A A
TEHERAN - Komandan Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Brigadir Jenderal Majid Mousavi mengungkapkan pasukannya telah mencapai tingkat kesiapan pertahanan tertinggi, siap untuk menghancurkan setiap agresi terhadap Iran.

Persiapan itu menyusul kabar tentang penilaian Israel bahwa Presiden AS Donald Trump telah memutuskan untuk melakukan intervensi, meskipun cakupan dan waktu tindakan ini masih belum jelas.

Selain itu, beberapa personel telah disarankan untuk meninggalkan Pangkalan Udara Al Udeid milik militer AS di Qatar pada Rabu malam.

Pihak berwenang Iran menuduh Amerika Serikat dan Israel menghasut kerusuhan yang dilakukan oleh orang-orang yang mereka sebut teroris.

3 Strategi Baru Iran Hadapi Invasi AS

1. Celah Pertahanan Telah Ditutupi

Jenderal Mousavi mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu bahwa produksi perangkat keras kedirgantaraan di berbagai sektor telah meningkat secara signifikan sejak perang AS-Israel selama 12 hari pada Juni 2025.

Komandan mengatakan kerentanan yang diidentifikasi selama perang telah sepenuhnya ditangani dan diperbaiki.

“Angkatan Udara IRGC saat ini berada di puncak kesiapannya,” katanya.


2. Peningkatan Jumlah Produksi Misil

Jenderal Mousavi mengatakan industri pertahanan dalam negeri telah meningkatkan produksinya untuk memastikan keamanan negara.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah ancaman Presiden AS Donald Trump, yang pada hari Selasa menyerukan para perusuh di Iran untuk menyerbu lembaga-lembaga negara dan mengklaim bantuan AS untuk mereka "sedang dalam perjalanan."

3. Siap Menyerang Pangkalan AS dan Israel

Iran telah mengancam akan menyerang kepentingan AS-Israel di Timur Tengah jika terjadi agresi lain oleh kedua rezim tersebut.

Selama perang 12 hari, Iran menembakkan salvo rudal balistik ke situs-situs militer Israel dan juga pangkalan udara al-Udeid Amerika di Qatar sebagai balasan atas serangan mereka.

Baca Juga: 4 Negara Islam Minta AS Tidak Serang Iran, Washington: Mungkin Sudah Terlambat

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Seyyed Abdolrahim Mousavi, mengatakan peristiwa beberapa hari terakhir merupakan kelanjutan langsung dari perang 12 hari.

Setelah gagal dalam “perang keras,” kata komandan itu, musuh Iran mengalihkan strategi mereka ke rencana yang dirancang dengan cermat yang melibatkan elemen teroris terlatih di lapangan.

“Musuh menerapkan desain yang tepat, mengerahkan pasukan teroris terlatih untuk melakukan tindakan paling kejam di berbagai wilayah Iran.”

Ia mengatakan skala kehancuran yang disaksikan dalam beberapa hari terakhir belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah negara itu.

Jenderal itu selanjutnya mengungkap taktik jahat yang digunakan oleh kelompok-kelompok yang didukung asing ini, khususnya menyoroti proyek untuk menciptakan korban jiwa dalam upaya untuk mendelegitimasi pemerintah.

Menurut jenderal itu, para pelaku terlatih ini diberi perintah ketat untuk menggunakan “kekerasan mutlak” dan bahkan terlihat menembak langsung ke warga sipil biasa.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Balas Serangan AS di...
Balas Serangan AS di Pulau Qeshm, Iran Luncurkan Rudal ke Bahrain dan Kuwait
Tekor! Bandara Israel...
Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang
Rekomendasi
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Berita Terkini
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved