Crane Jatuh dan Timpa Kereta di Thailand, 28 Orang Tewas

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:11 WIB
loading...
Crane Jatuh dan Timpa...
Crane jatuh dan timpa kereta di Thailand menewaskan 28 orang. Foto/X/@DeccanChronicle
A A A
BANGKOK - Sebuah crane di proyek kereta api cepat di Thailand roboh menimpa kereta penumpang pada Rabu dan menyebabkan kereta tergelincir, menewaskan sedikitnya 28 orang dan melukai puluhan lainnya.

Kementerian Kesehatan menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa 28 orang tewas dan 64 orang dirawat di rumah sakit, tujuh di antaranya dalam kondisi serius.

Struktur derek besar yang rusak itu bertumpu pada pilar beton raksasa, sementara asap mengepul dari reruntuhan kereta di bawahnya, seperti yang terlihat dalam rekaman dari lokasi kejadian yang diverifikasi oleh AFP.

Tim penyelamat berupaya mengeluarkan penumpang dari gerbong yang miring di provinsi Nakhon Ratchasima, 230 km timur laut ibu kota Bangkok.

Mitr Intrpanya, yang berada di lokasi kejadian, mengatakan dia mendengar suara keras "seperti sesuatu yang meluncur dari atas, diikuti oleh dua ledakan".

"Ketika saya pergi untuk melihat apa yang terjadi, saya menemukan derek itu berada di atas kereta penumpang dengan tiga gerbong," kata pria berusia 54 tahun itu kepada AFP. "Logam dari derek itu tampaknya menghantam bagian tengah gerbong kedua, membelahnya menjadi dua."

Polisi setempat mengatakan kepada Reuters melalui telepon bahwa sebuah derek yang bekerja pada proyek kereta api cepat runtuh dan menabrak kereta yang lewat, menyebabkan kereta tersebut tergelincir dan sempat terbakar.

Rekaman dari lokasi kejadian yang diverifikasi oleh AFP menunjukkan struktur derek yang rusak bertumpu pada pilar beton raksasa, dengan asap mengepul dari reruntuhan kereta di bawahnya.

Api telah dipadamkan dan pekerjaan penyelamatan sedang berlangsung, kata polisi.

Rekaman langsung yang ditayangkan oleh media lokal menunjukkan para pekerja penyelamat bergegas ke lokasi kejadian, dengan kereta berwarna cerah tergelincir ke samping saat asap mengepul dari puing-puing.

Kecelakaan itu terjadi di lokasi konstruksi yang merupakan bagian dari proyek senilai lebih dari US$5 miliar yang didukung oleh Beijing untuk membangun jaringan kereta api cepat di Thailand.

Proyek ini bertujuan untuk menghubungkan Bangkok ke Kunming di China melalui Laos pada tahun 2028 sebagai bagian dari inisiatif infrastruktur "Belt and Road" Tiongkok yang luas.

Konsultan teknik Theerachote Rujiviphat, seorang penasihat proyek kereta api cepat, mengatakan kepada AFP bahwa perusahaan Thailand yang dikontrak untuk membangun bagian kereta api cepat tempat derek jatuh, Italian-Thai Development, sepenuhnya bertanggung jawab atas keruntuhannya.

Baca Juga: 8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
Martinez: Bandingkan...
Martinez: Bandingkan Ronaldo dengan Messi Itu Kekanak-kanakan
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Berita Terkini
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved