Ulama Sunni Iran Sebut Demonstrasi Mematikan Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:24 WIB
loading...
Ulama Sunni Iran Sebut...
Ulama Sunni Iran sebut demonstrasi mematikan belum pernah terjadi sebelumnya. Foto/Iran International
A A A
TEHERAN - Salah satu ulama Sunni terkemuka Iran Mowlavi Abdolhamid mengutuk pembunuhan para demonstran dan mengatakan mereka yang bertanggung jawab akan menghadapi keadilan.

Mowlavi Abdolhamid mengatakan kekerasan dalam demonstrasi adalah tragedi nasional.

“Pembantaian ribuan demonstran di Teheran dan kota-kota lain di negara kita selama beberapa hari adalah bencana yang mengerikan dan belum pernah terjadi sebelumnya,” tulis Abdolhamid dalam sebuah unggahan di X, dilansir Al Jazeera.

Ia mengatakan pembunuhan tersebut telah menjerumuskan warga Iran “ke dalam kesedihan dan kemarahan”, dan “sangat melukai hati nurani orang-orang merdeka di seluruh dunia”.

Abdolhamid juga memperingatkan bahwa mereka yang menghasut kekerasan tidak akan lolos dari tanggung jawab.

Baca Juga: 8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit

“Tidak diragukan lagi, mereka yang memerintahkan dan melakukan kejahatan ini akan dimintai pertanggungjawaban di dunia ini,” katanya, menambahkan, “di akhirat mereka juga akan pantas menerima hukuman ilahi.”

Abdolhamid, seorang kritikus lama terhadap pemerintah Iran, sebelumnya telah berbicara menentang penggunaan kekerasan terhadap para demonstran dan diskriminasi terhadap Muslim Sunni di Iran.

Sebelumnya, Ketua Mahkamah Agung Gholam-Hossein Mohseni-Ejei mengatakan mereka yang “memenggal kepala orang atau membakar orang di jalanan” harus “diadili dan dihukum sesegera mungkin”.

Mohseni-Ejei mengatakan pekan lalu bahwa tidak akan ada keringanan bagi mereka yang membantu “musuh” melawan pemerintah Iran.

“Jika ada yang turun ke jalan untuk melakukan kerusuhan atau menciptakan ketidakamanan atau mendukung mereka, maka tidak ada alasan lagi bagi mereka. Masalahnya telah menjadi sangat jelas dan transparan. Mereka sekarang beroperasi sejalan dengan musuh Republik Islam Iran,” katanya.

Para pejabat menuduh AS dan Israel memerintahkan dan mempersenjatai “agen” untuk memicu kekerasan dalam demonstrasi dan menargetkan pasukan keamanan dan para demonstran.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Terungkap! Pesawat Hantam...
Terungkap! Pesawat Hantam Gedung di China Sebelumnya Nyaris Tabrak Pesawat Airbus A330
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Berita Terkini
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved