Takut Dicaplok AS, Greenland Bekerja Sama dengan NATO Perkuat Pertahanan Pulau

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:54 WIB
loading...
Takut Dicaplok AS, Greenland...
Warga menentang rencana AS mencaplok Greenland. Foto/anadolu
A A A
GREENLAND - Greenland akan bekerja sama dalam pengembangan pertahanan pulau tersebut dalam kerja sama erat dengan NATO. Pernyataan itu diungkap Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen di tengah ancaman Amerika Serikat (AS) mencaplok wilayah otonom itu.

"Greenland adalah bagian dari Kerajaan Denmark dan merupakan anggota NATO melalui Kerajaan tersebut... Oleh karena itu, pemerintah Greenland akan berupaya memastikan pengembangan pertahanan di dan sekitar Greenland terjadi dalam kerja sama erat dengan NATO. Dalam dialog dengan sekutu kami, termasuk Amerika Serikat. Dan dalam kerja sama dengan Denmark," ungkap Nielsen di media sosial pada hari Senin.

Pada Desember 2025, Presiden AS Donald Trump mengumumkan penunjukan Gubernur Louisiana Jeff Landry sebagai utusan khusus AS untuk Greenland.

Gubernur tersebut kemudian mengkonfirmasi niat AS menjadikan pulau itu bagian dari wilayahnya.

Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen kemudian menyatakan kemarahannya yang luar biasa atas pernyataan yang dibuat utusan khusus AS yang baru dan mengatakan dia akan memanggil duta besar AS di Kopenhagen untuk menuntut penjelasan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
Trump Serius Ancam Iran...
Trump Serius Ancam Iran dengan Kekuatan Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved