Meski Ada Peluang Negosiasi, Israel dan AS Siapkan Serangan Siber dan Invasi Udara
Senin, 12 Januari 2026 - 21:25 WIB
loading...
A
A
A
Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa Iran meminta untuk menegosiasikan program nuklirnya. Baghaei mengatakan “pesan-pesan yang kontradiktif” telah dikirim yang menyebabkan ambiguitas dan Iran tetap berkomitmen pada diplomasi.
Pembicaraan harus “didasarkan pada penerimaan kepentingan dan kekhawatiran bersama, bukan negosiasi yang sepihak, unilateral, dan berdasarkan dikte,” tambahnya.
“Iran adalah negara dialog tetapi kami tidak akan menerima dikte, dan rakyat Iran tidak akan mengizinkan segala bentuk campur tangan asing.”
Baghaei menggambarkan situasi saat ini di negara itu sebagai “perang teroris melawan rakyat Iran” dan kelanjutan dari apa yang disebutnya agresi AS-Israel.
Ia mengatakan ada bukti kuat yang menunjukkan kehadiran elemen asing bersenjata yang menargetkan warga sipil, dan mencatat bahwa Iran akan menindaklanjuti masalah ini melalui lembaga internasional.
Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi sebelumnya mengatakan Iran terbuka untuk bernegosiasi dengan AS atas dasar “martabat dan saling menghormati”.
Pembicaraan harus “didasarkan pada penerimaan kepentingan dan kekhawatiran bersama, bukan negosiasi yang sepihak, unilateral, dan berdasarkan dikte,” tambahnya.
“Iran adalah negara dialog tetapi kami tidak akan menerima dikte, dan rakyat Iran tidak akan mengizinkan segala bentuk campur tangan asing.”
Baghaei menggambarkan situasi saat ini di negara itu sebagai “perang teroris melawan rakyat Iran” dan kelanjutan dari apa yang disebutnya agresi AS-Israel.
Ia mengatakan ada bukti kuat yang menunjukkan kehadiran elemen asing bersenjata yang menargetkan warga sipil, dan mencatat bahwa Iran akan menindaklanjuti masalah ini melalui lembaga internasional.
Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi sebelumnya mengatakan Iran terbuka untuk bernegosiasi dengan AS atas dasar “martabat dan saling menghormati”.
Lihat Juga :