AS Ancam Serang Iran Jilid 2, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Keduanya

Senin, 12 Januari 2026 - 11:53 WIB
loading...
AS Ancam Serang Iran...
AS ancam serang Iran untuk kedua kalinya dengan dalih menolong para demonstran yang ditindak keras oleh rezim Teheran. Foto/USNI/The War Zone/IRGC
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) telah mengancam akan menyerang Iran untuk kedua kalinya setelah serangan pertama yang menargetkan tiga situs nuklir pada Juni lalu. Kali ini, ancaman Washington dengan dalih menolong para demonstran yang mengalami tindakan keras dari pasukan rezim Iran.

Presiden AS Donald Trump mengakui telah mempertimbangkan serangan militer terhadap negara Islam tersebut. Menurutnya, militer Amerika sedang memantau situasi Iran dengan cermat.

Baca Juga: Presiden Trump Telah Dibriefing tentang Opsi AS Menyerang Iran

"Kami sedang mempertimbangkannya dengan sangat serius. Militer sedang mempertimbangkannya, dan kami sedang mempertimbangkan beberapa opsi yang sangat kuat. Kami akan membuat keputusan," katanya.

Menurutnya, para pemimpin Iran telah menghubunginya untuk bernegosiasi setelah serangan militer dipertimbangkan Washington. "Para pemimpin Iran menelepon kemarin," kata Trump kepada wartawan di atas Air Force One pada hari Minggu waktu AS atau Senin (12/1/2026) WIB. "Pertemuan sedang diatur...Mereka ingin bernegosiasi," katanya lagi.

Namun, orang nomor satu AS itu menambahkan, "Kita mungkin harus bertindak sebelum pertemuan."

AS dan Iran telah bertahun-tahun menjadi musuh bebuyutan. Namun, secara teori, militer Washington jauh lebih unggul di atas Teheran. Belum lagi Israel juga berambisi melakukan serangan jilid dua terhadap Iran setelah perang 12 hari pada Juni lalu.

Seberapa kuat sebenarnya militer Iran, dan bagaimana perbandingannya dengan militer Amerika? Berikut ulasannya dengan mengutip data dari Global Firepower dan Armed Forces.

Perbandingan Kekuatan Militer AS vs Iran

1. Peringkat Kekuatan Militer

Dari 145 negara kuat di dunia, kekuatan militer AS berada di urutan nomor satu dengan indeks kekuatan yang luar biasa sebesar 0,0744.

Sedangkan kekuatan militer Iran berada di peringkat 16 dengan indeks kekuatan 0,3048.

2. Populasi dan Personel Militer

Dengan total populasi lebih dari 341 juta jiwa, AS memiliki banyak tenaga kerja yang tersedia (150 juta) dan individu yang memenuhi syarat untuk dinas militer (124 juta). Itu jauh melebihi total populasi Iran yang sekitar 88 juta, 49 juta tenaga kerja yang tersedia, dan 41,5 juta yang memenuhi syarat untuk dinas militer.

Setiap tahun, AS melihat lebih banyak orang mencapai usia militer (4,4 juta) dibandingkan dengan Iran (1,4 juta). Jika dilihat dari data jumlah pasukan aktif, Amerika Serikat memiliki 1,328 juta personel, jauh lebih banyak daripada Iran yang memiliki 610.000 personel.

Perbedaan ini juga berlaku untuk personel cadangan, dengan Amerika Serikat memiliki 799.500 personel dan Iran memiliki 350.000 personel. Menariknya, Iran memiliki kekuatan paramiliter yang luar biasa sebesar 220.000 personel, sementara Amerika Serikat tidak memiliki satu pun dalam perbandingan khusus ini.

3. Anggaran Militer

AS memiliki anggaran pertahanan yang sangat besar sebesar USD895 miliar, menempati peringkat pertama secara global, yang mencerminkan investasi besar-besaran dalam kemampuan militer. Sebaliknya, anggaran pertahanan Iran jauh lebih kecil, yaitu USD15,45 miliar.

Meskipun AS memiliki utang luar negeri yang besar, lebih dari $22,3 triliun, cadangan devisanya cukup kuat, yaitu USD773,426 miliar. Di sisi lain, Iran memiliki utang luar negeri yang jauh lebih rendah, sekitar USD4,13 miliar, tetapi juga cadangan devisa yang lebih kecil, yaitu USD120,6 miliar.

Secara ekonomi, AS memiliki daya beli yang sangat besar, melebihi USD24,6 triliun, menempati peringkat kedua di dunia. Daya beli Iran jauh lebih rendah, yaitu USD1,44 triliun. Angka-angka ini menggarisbawahi sumber daya keuangan yang sangat besar yang tersedia bagi militer AS dibandingkan dengan Iran.

4. Kekuatan Angkatan Udara

AS memiliki armada besar yang terdiri dari 13.041.561 pesawat, sementara Iran hanya memiliki 561 unit. Domain peran pesawat-pesawat meluas dan canggih. Sedangkan pesawat Iran rata-rata sudah uzur karena negara itu terkena sanksi dan embargo selama bertahun-tahun.

Sumber daya pendukung juga sangat menguntungkan AS, dengan 918 pesawat angkut, 2.647 pesawat latih, dan 647 pesawat misi khusus, jauh melebihi jumlah kepemilikan Iran yang masing-masing 87, 103, dan 10 unit.

Di bidang helikopter, AS memiliki 5.843 helikopter, termasuk 1.002 helikopter serang, jauh melebihi 128 helikopter Iran, termasuk 13 helikopter serang. Data ini menunjukkan gambaran jelas tentang superioritas udara Amerika yang luar biasa.

5. Kekuatan Angkatan Darat

Dalam kemampuan militer berbasis darat, Amerika Serikat biasanya memiliki keunggulan kuantitatif yang signifikan atas Iran. AS memiliki armada yang jauh lebih besar, dengan 4.640 tank dibandingkan 1.713 tank milik Iran, dan inventaris kendaraan lapis bajanya sangat besar, dengan 391.963 unit dibandingkan 65.825 unit milik Iran.

Untuk artileri self-propelled, AS memiliki lebih banyak unit dibandingkan Iran (671 vs 392). Namun, Iran menunjukkan kekuatan yang luar biasa dalam artileri tarik, dengan 2.070 unit dibandingkan 1.212 unit milik AS, menunjukkan kepercayaan diri pada sistem yang lebih sederhana ini.

Selain itu, Iran menunjukkan fokus yang berbeda pada artileri roket, dengan 1.517 proyektor roket bergerak yang substansial, melampaui jumlah AS sebanyak 841. Ini menyoroti penekanan strategis Iran pada kemampuan roket jarak jauh dalam pasukan daratnya.

6. Kekuatan Angkatan Laut

Amerika Serikat memiliki armada Angkatan Laut yang jauh lebih besar, dengan 440 kapal dibandingkan dengan 107 kapal milik Iran. Keunggulan ini diperkuat oleh 11 kapal induk jet tempur dan 9 kapal induk helikopter yang dioperasikan AS, yang semuanya tidak dimiliki Iran.

Dalam perang kapal selam, AS mempertahankan kepemimpinan yang signifikan dengan 70 kapal selam melawan 25 kapal selam milik Iran. AS juga memiliki 81 kapal perusak, sementara Iran tidak memiliki satu pun dalam kategori ini.

Namun, strategi Angkatan Laut Iran menekankan kapal-kapal yang lebih kecil dan lincah. Iran mengoperasikan 7 fregat (dibandingkan dengan 0 untuk AS dalam perbandingan khusus ini) dan 3 korvet (AS memiliki 26 unit).

7. Logistik

Amerika Serikat memiliki kapasitas logistik yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Iran, yang sangat penting untuk operasi militer dan dukungan nasional. Amerika Serikat diuntungkan oleh jaringan bandara yang luas dengan 15.673 bandara, yang memastikan mobilitas udara yang tak tertandingi, sementara Iran hanya memiliki 173 bandara.

Dalam transportasi maritim, US Merchant Marine terdiri dari 3.533 kapal dengan akses ke 566 pelabuhan dan terminal, jauh melampaui 965 kapal Iran dan 18 pelabuhan. Perbedaan ini secara dramatis memengaruhi implementasi dan pasokan global.

Selain itu, AS memiliki tenaga kerja yang sangat besar, yaitu 170,5 juta orang, yang menyediakan sumber daya yang melimpah untuk fungsi logistik dan pendukung dibandingkan dengan 29,159 juta orang di Iran.

Infrastruktur darat juga menyoroti kesenjangan ini, dengan AS memiliki 6,5 juta km jalan raya dan 293.564 km jalur kereta api, jauh melebihi 223.493 km milik Iran dan 8.484 km jalur kereta api. Infrastruktur yang komprehensif ini menawarkan AS keunggulan logistik yang tak terbantahkan.

8. Senjata Nuklir

AS diperkirakan memiliki 5.177 hingga 5.400 senjata nuklir. Sedangkan Iran tidak memiliki sama sekali, meski AS dan Israel curiga Teheran berniat untuk membuat senjata tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Dasar Laut Terangkat...
Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Berita Terkini
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved