Indonesia Bergegas Beli 16 Jet Tempur KF-21 Korsel, Khawatir Keduluan Filipina
Senin, 12 Januari 2026 - 07:19 WIB
loading...
A
A
A
Ini adalah proyek bersama antara Republik Korea dan Republik Indonesia, dengan pembagian partisipasi 80%:20%. Awalnya, Indonesia setuju untuk berkontribusi 20% dari total biaya pengembangan sebagai imbalan atas beberapa prototipe dan teknologi untuk produksi pesawat di Indonesia. Namun, selama proses pengembangan, Indonesia berulang kali menunda pembayarannya, yang menyebabkan beberapa kali penarikan diri dari proyek tersebut, diikuti oleh pengembaliannya kembali.
Pada bulan Juni 2024, diumumkan bahwa Administrasi Program Akuisisi Pertahanan Korea Selatan (DAPA) telah menandatangani kontrak dengan Korea Aerospace Industries (KAI) untuk produksi 20 pesawat KF-21, senilai USD1,4 miliar. Rencana awal mencakup produksi 40 pesawat pada tahun 2028 dan 120 pada tahun 2032.
Dalam jangka panjang, Korea Selatan berencana untuk secara bertahap meningkatkan KF-21 menjadi pesawat tempur generasi kelima yang lengkap. Ini akan melibatkan peningkatan pada sensor, sistem peperangan elektronik, teknologi siluman, dan integrasi senjata ke dalam ruang penyimpanan internal pesawat.
Filipina menyatakan minatnya pada jet tempur KF-21 pada Mei 2024. Namun, belum ada pengumuman resmi mengenai pembelian tersebut. Pesawat tempur F-16V buatan Lockheed Martin dari Amerika Serikat, serta Saab Gripen dari Swedia, juga menjadi pesaing untuk peran tersebut.
Pada bulan Juni 2024, diumumkan bahwa Administrasi Program Akuisisi Pertahanan Korea Selatan (DAPA) telah menandatangani kontrak dengan Korea Aerospace Industries (KAI) untuk produksi 20 pesawat KF-21, senilai USD1,4 miliar. Rencana awal mencakup produksi 40 pesawat pada tahun 2028 dan 120 pada tahun 2032.
Dalam jangka panjang, Korea Selatan berencana untuk secara bertahap meningkatkan KF-21 menjadi pesawat tempur generasi kelima yang lengkap. Ini akan melibatkan peningkatan pada sensor, sistem peperangan elektronik, teknologi siluman, dan integrasi senjata ke dalam ruang penyimpanan internal pesawat.
Filipina menyatakan minatnya pada jet tempur KF-21 pada Mei 2024. Namun, belum ada pengumuman resmi mengenai pembelian tersebut. Pesawat tempur F-16V buatan Lockheed Martin dari Amerika Serikat, serta Saab Gripen dari Swedia, juga menjadi pesaing untuk peran tersebut.
(mas)
Lihat Juga :