AS Bersiap Ikut Campur dalam Kekacauan Iran: 'Bantuan Sedang Dalam Perjalanan'
Minggu, 11 Januari 2026 - 06:02 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, sebuah video yang viral menunjukkan salah satu masjid terbesar di Iran dibakar massa pada Jumat malam. Video tersebut dibagikan oleh aktivis hak asasi manusia Iran, Masih Alinejad.
“Salah satu masjid terbesar di Iran terbakar selama pemberontakan. Jangan panik. Ini bukan kekacauan. Ini adalah 47 tahun kemarahan. Selama 47 tahun, setelah setiap seruan Allahu Akbar dari menara-menara ini, warga Iran yang tidak bersalah dieksekusi oleh rezim Islamis,” katanya dalam sebuah unggahan di X.
Dalam komentar pertamanya tentang protes yang meningkat sejak 3 Januari, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menyebut para demonstran sebagai "perusak" dan "penyabotase".
Khamenei, dalam pidato yang disiarkan di televisi pemerintah, mengatakan tangan Presiden AS Donald Trump berlumuran darah lebih dari seribu warga Iran. Komentar itu tampaknya merujuk pada perang Iran- Israel pada Juni, di mana AS ikut campur dengan membantu rezim Zionis.
Khamenei memprediksi Trump akan digulingkan seperti dinasti kekaisaran yang memerintah Iran hingga revolusi 1979.
"Semua orang tahu Republik Islam berkuasa dengan darah ratusan ribu orang terhormat, ia tidak akan mundur menghadapi para penyabot," katanya.
“Salah satu masjid terbesar di Iran terbakar selama pemberontakan. Jangan panik. Ini bukan kekacauan. Ini adalah 47 tahun kemarahan. Selama 47 tahun, setelah setiap seruan Allahu Akbar dari menara-menara ini, warga Iran yang tidak bersalah dieksekusi oleh rezim Islamis,” katanya dalam sebuah unggahan di X.
Dalam komentar pertamanya tentang protes yang meningkat sejak 3 Januari, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menyebut para demonstran sebagai "perusak" dan "penyabotase".
Khamenei, dalam pidato yang disiarkan di televisi pemerintah, mengatakan tangan Presiden AS Donald Trump berlumuran darah lebih dari seribu warga Iran. Komentar itu tampaknya merujuk pada perang Iran- Israel pada Juni, di mana AS ikut campur dengan membantu rezim Zionis.
Khamenei memprediksi Trump akan digulingkan seperti dinasti kekaisaran yang memerintah Iran hingga revolusi 1979.
"Semua orang tahu Republik Islam berkuasa dengan darah ratusan ribu orang terhormat, ia tidak akan mundur menghadapi para penyabot," katanya.
Lihat Juga :