20 Tentara Malaysia Terlibat Skandal Budaya Yeye
Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:22 WIB
loading...
Sebanyak tentara Malaysia tetlibat skandal budaya yeye. Foto/X/@malaysiakini
A
A
A
KUALA LUMPUR - Angkatan Udara Kerajaan Malaysia (RMAF) mengkonfirmasi bahwa 20 perwira mereka terlibat langsung dalam aktivitas tidak bermoral, menurut penyelidikan awal atas tuduhan pelanggaran di kamp-kamp militer. Mereka terlibat dalam budaya yeye yang dinilai tidak bermoral.
Kepala RMAF Muhammad Norazlan Aris mengatakan mereka yang bertanggung jawab akan diadili dan dihukum sesuai dengan hukum dan ketentuan hukum Angkatan Bersenjata Malaysia.
“RMAF memandang serius setiap pelanggaran perintah, arahan, dan peraturan, dan tindakan tegas akan diambil tanpa kompromi,” katanya dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (10 Januari), seperti dikutip oleh media lokal, dilansir CNA.
“Kepemimpinan RMAF menyatakan penyesalan atas insiden yang terjadi, dan mereka yang gagal melaksanakan instruksi juga akan dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan ketentuan,” tambahnya.
Baca Juga: Politikus Ini Sarankan Pasukan Khusus Iran Tangkap Trump seperti Nicolas Maduro
Norazlan menekankan bahwa budaya buruk yang tidak sehat - yang dijuluki "budaya yeye" - bukanlah praktik Angkatan Bersenjata Malaysia (RMAF). Itu merupakan kegiatan seksuail, baik pesta dengan pekerja seks komersial.
Free Malaysia Today (FMT) melaporkan, beberapa video muncul secara online yang diduga menunjukkan aktivitas hiburan dan keberadaan minibar di kamp-kamp militer di negara tersebut.
Beberapa video, yang diduga difilmkan di Pangkalan Udara Subang, menggambarkan apa yang digambarkan netizen sebagai "budaya hiburan" di kalangan perwira militer, menunjukkan individu-individu yang duduk di bar dan seorang pria yang terlibat dalam perilaku tidak pantas dengan seorang wanita.
Kementerian pertahanan mengatakan pada 5 Januari bahwa mereka telah menginstruksikan Angkatan Bersenjata Malaysia untuk segera melakukan penyelidikan internal untuk memverifikasi klaim tersebut.
Kepala RMAF Muhammad Norazlan Aris mengatakan mereka yang bertanggung jawab akan diadili dan dihukum sesuai dengan hukum dan ketentuan hukum Angkatan Bersenjata Malaysia.
“RMAF memandang serius setiap pelanggaran perintah, arahan, dan peraturan, dan tindakan tegas akan diambil tanpa kompromi,” katanya dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (10 Januari), seperti dikutip oleh media lokal, dilansir CNA.
“Kepemimpinan RMAF menyatakan penyesalan atas insiden yang terjadi, dan mereka yang gagal melaksanakan instruksi juga akan dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan ketentuan,” tambahnya.
Baca Juga: Politikus Ini Sarankan Pasukan Khusus Iran Tangkap Trump seperti Nicolas Maduro
Norazlan menekankan bahwa budaya buruk yang tidak sehat - yang dijuluki "budaya yeye" - bukanlah praktik Angkatan Bersenjata Malaysia (RMAF). Itu merupakan kegiatan seksuail, baik pesta dengan pekerja seks komersial.
Free Malaysia Today (FMT) melaporkan, beberapa video muncul secara online yang diduga menunjukkan aktivitas hiburan dan keberadaan minibar di kamp-kamp militer di negara tersebut.
Beberapa video, yang diduga difilmkan di Pangkalan Udara Subang, menggambarkan apa yang digambarkan netizen sebagai "budaya hiburan" di kalangan perwira militer, menunjukkan individu-individu yang duduk di bar dan seorang pria yang terlibat dalam perilaku tidak pantas dengan seorang wanita.
Kementerian pertahanan mengatakan pada 5 Januari bahwa mereka telah menginstruksikan Angkatan Bersenjata Malaysia untuk segera melakukan penyelidikan internal untuk memverifikasi klaim tersebut.
(ahm)
Lihat Juga :