2 Pekan Kerusuhan Massal, Rumah Sakit di Iran Dipenuhi Demonstran yang Terluka dan Tewas

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:11 WIB
loading...
A A A
Sejak protes dimulai pada 28 Desember, setidaknya 50 pengunjuk rasa dan 15 personel keamanan telah tewas, menurut Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) yang berbasis di AS. Lebih dari 2.311 orang juga telah ditangkap, lapor kelompok tersebut.

Organisasi Hak Asasi Manusia Iran (IHRNGO) yang berbasis di Norwegia mengatakan setidaknya 51 pengunjuk rasa, termasuk sembilan anak-anak, telah tewas.



BBC Persia telah berbicara dengan keluarga dari 22 korban dan mengkonfirmasi identitas mereka.

Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Stéphane Dujarric mengatakan PBB sangat prihatin dengan hilangnya nyawa tersebut.

“Orang-orang di mana pun di dunia memiliki hak untuk berdemonstrasi secara damai, dan pemerintah memiliki tanggung jawab untuk melindungi hak tersebut dan memastikan bahwa hak tersebut dihormati,” katanya.

Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer, dan Kanselir Jerman Friedrich Merz mengeluarkan pernyataan bersama yang menyatakan: “Pihak berwenang Iran memiliki tanggung jawab untuk melindungi penduduknya sendiri dan harus mengizinkan kebebasan berekspresi dan berkumpul secara damai tanpa takut akan pembalasan.”

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tetap menantang dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Jumat, dengan mengatakan: “Republik Islam berkuasa melalui darah ratusan ribu orang terhormat dan tidak akan mundur di hadapan mereka yang mengingkari hal ini.”

Kemudian, dalam pidato yang disampaikan kepada para pendukungnya dan disiarkan di televisi pemerintah, Khamenei mengulangi pesan tersebut, dengan mengatakan Iran “tidak akan menghindar dari berurusan dengan unsur-unsur perusak”.

Duta Besar Iran untuk PBB menuduh AS "mencampuri urusan internal Iran melalui ancaman, hasutan, dan dorongan yang disengaja terhadap ketidakstabilan dan kekerasan," dalam suratnya kepada Dewan Keamanan PBB.

Di Gedung Putih pada hari Jumat, Trump mengatakan pemerintahannya sedang mengamati situasi di Iran dengan cermat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Biaya Pernikahan Jennifer...
Biaya Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Tembus Rp6 Miliar
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Berita Terkini
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved