2 Pekan Kerusuhan Massal, Rumah Sakit di Iran Dipenuhi Demonstran yang Terluka dan Tewas

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:11 WIB
loading...
2 Pekan Kerusuhan Massal,...
Rumah sakit di Iran dipenuhi demonstran yang terluka dan tewas. Foto/Iran International
A A A
TEHERAN - Saat protes di Iran memasuki minggu kedua dan otoritas Iran mengeluarkan peringatan terkoordinasi kepada para pengunjuk rasa. Itu diungkapkan seorang dokter dan petugas medis di dua rumah sakit mengatakan kepada BBC bahwa fasilitas mereka kewalahan dengan cedera.

Seorang dokter mengatakan sebuah rumah sakit mata di Teheran telah memasuki mode krisis, sementara BBC juga memperoleh pesan dari seorang petugas medis di rumah sakit lain yang mengatakan bahwa mereka tidak memiliki cukup ahli bedah untuk mengatasi masuknya pasien.

Pada hari Jumat, Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran berada dalam "masalah besar" dan memperingatkan "lebih baik Anda tidak mulai menembak karena kami juga akan mulai menembak".

Iran, dalam suratnya kepada Dewan Keamanan PBB, menyalahkan AS karena mengubah protes menjadi apa yang disebutnya sebagai "tindakan subversif kekerasan dan vandalisme yang meluas".

Sementara itu, para pemimpin internasional menyerukan agar hak untuk melakukan protes damai dilindungi.

Protes anti-pemerintah telah terjadi di puluhan kota, dengan setidaknya 50 demonstran dilaporkan tewas oleh dua kelompok hak asasi manusia.

BBC dan sebagian besar organisasi berita internasional lainnya dilarang meliput berita di dalam Iran, dan negara tersebut telah mengalami pemadaman internet hampir total sejak Kamis malam, sehingga menyulitkan untuk mendapatkan dan memverifikasi informasi.

Baca Juga: Khamenei Sebut Demonstran Hanya Mencoba Menyenangkan Trump

Seorang dokter dari Iran, yang menghubungi BBC melalui internet satelit Starlink pada Jumat malam, mengatakan Rumah Sakit Farabi, pusat spesialis mata utama di Teheran, telah memasuki mode krisis, dengan layanan darurat kewalahan.

Penerimaan dan operasi non-darurat dilaporkan telah ditangguhkan, dan staf dipanggil untuk menangani kasus-kasus darurat.

BBC juga memperoleh pesan video dan audio dari seorang petugas medis di sebuah rumah sakit di kota Shiraz di barat daya pada hari Kamis. Petugas medis mengatakan sejumlah besar orang yang terluka dibawa masuk, dan rumah sakit tidak memiliki cukup ahli bedah untuk menangani lonjakan tersebut. Ia mengklaim banyak korban luka mengalami luka tembak di kepala dan mata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Trump Sebut Iran Sudah...
Trump Sebut Iran Sudah Tak Berdaya: Angkatan Laut dan Pemimpin Mereka Telah Tiada
Rekomendasi
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Benarkah Semua Orang...
Benarkah Semua Orang yang Datang ke Gunung Kawi Mencari Pesugihan?
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved