Jenderal Paspampres Venezuela Dipecat, Imbas Maduro Diculik Pasukan Khusus AS

Jum'at, 09 Januari 2026 - 09:11 WIB
loading...
Jenderal Paspampres...
Komandan Paspampres Venezuela Javier Marcano Tábata dipecat setelah gagal melindungi Presiden Nicolas Maduro yang diculik pasukan khusus AS dalam operasi militer di Caracas. Foto/REDI via BBC
A A A
CARACAS - Jenderal yang memimpin pasukan pengamanan presiden (paspampres) Venezuela, Javier Marcano Tábata, telah dipecat. Pemecatannya hanya berselang beberapa hari setelah Presiden Nicolás Maduro diculik pasukan khusus Delta Force Amerika Serikat (AS) dalam operasi kilat di Caracas pada Sabtu pekan lalu.

Paspampres Venezuela, yang dikenal di sana sebagai Pasukan Pengawal Kehormatan Presiden, merupakan unit militer yang disediakan khusus untuk melindungi kepala negara.

Meskipun pemerintah Venezuela belum memberikan rincian korban jiwa, anggota pengawal tersebut diperkirakan termasuk di antara puluhan orang yang tewas dalam operasi AS saat menculik Maduro.

Baca Juga: Pasukan Khusus AS Culik Maduro, Trump: Saya Tak Butuh Hukum Internasional!

Perintah pemecatan Jenderal Marcano Tábata dikeluarkan oleh presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, sebagaimana dilaporkan BBC, Jumat (9/1/2026).

Rodríguez dilantik oleh Majelis Nasional, yang didominasi oleh loyalis pemerintah, pada hari Senin lalu.

Politisi perempuan itu sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden dan dianggap sebagai sekutu dekat Maduro—pemimpin yang digulingkan dan sekarang mendekam di penjara AS.

Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam konferensi pers setelah penangkapan Maduro bahwa AS akan mengelola Venezuela dan sedang berbicara dengan Rodríguez.

Trump juga mengancam bahwa Rodríguez akan menghadapi "nasib yang lebih buruk daripada Maduro" jika dia tidak mematuhi tuntutan AS, termasuk tuntutan minyak, yang mana Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia.

Pada hari Selasa, Trump mengatakan bahwa Venezuela akan menyerahkan hingga 50 juta barel minyak kepada AS, tetapi pemerintah sementara Venezuela belum mengomentari pernyataan tersebut.

Nada bicara Rodríguez telah berganti-ganti antara menantang dan mendamaikan sejak dia ditunjuk sebagai presiden sementara oleh Mahkamah Agung Venezuela.

Dia mengecam penangkapan Maduro sebagai "penculikan ilegal", tetapi juga mengatakan bahwa pemerintahnya telah mengundang pemerintah AS untuk bekerja sama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Sampaikan Belasungkawa,...
Sampaikan Belasungkawa, Menlu RI Tekankan Peran Sheikh Hamad bagi Persahabatan Indonesia-Qatar
Trump Murka Asap Kebakaran...
Trump Murka Asap Kebakaran Hutan Kanada Selimuti Sebagian Besar AS: Tak Bisa Diterima!
Rekomendasi
Kemarau Makin Meluas,...
Kemarau Makin Meluas, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lokal Masih Tetap Ada
Pengamat: Kapolri Tak...
Pengamat: Kapolri Tak Kriminalisasi Febrie, Penetapan Tersangka Sesuai KUHAP
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
Berita Terkini
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved