Jenderal Paspampres Venezuela Dipecat, Imbas Maduro Diculik Pasukan Khusus AS

Jum'at, 09 Januari 2026 - 09:11 WIB
loading...
A A A
Tindakannya sedang dipantau dengan cermat baik di dalam maupun di luar Venezuela untuk mengukur arah yang mungkin akan diambilnya sekarang setelah dia memimpin negara tersebut dan untuk melihat tanda-tanda potensi keretakan dalam pemerintahannya.

Pemecatan Jenderal Marcano Tábata adalah salah satu perubahan pertama pada pejabat senior di lingkaran dalam Rodríguez.

Selain bertanggung jawab atas pengawal presiden, Jenderal Marcano Tábata juga memimpin unit kontra-intelijen militer Venezuela, DGCIM.

Menurut PBB, DGCIM telah memainkan peran kunci dalam penindasan terhadap orang-orang yang mengkritik pemerintahan Maduro.

Misi Pencarian Fakta Independen PBB menemukan bahwa unit kontra-intelijen telah melakukan berbagai pelanggaran hak asasi manusia sejak tahun 2013.

Misi tersebut mendokumentasikan puluhan kasus di mana mereka yang ditahan mengalami "penyiksaan, kekerasan seksual, dan/atau perlakuan kejam, tidak manusiawi, atau merendahkan lainnya" di markas besar DGCIM dan jaringan pusat penahanan rahasia di seluruh negeri.

Namun, pemecatannya tampaknya tidak terkait dengan penindasan yang dilakukan oleh DGCIM di bawah kepemimpinannya, karena orang yang ditunjuknya untuk menggantikannya memimpin dinas intelijen yang menghadapi tuduhan serupa.

Gustavo González López bertanggung jawab atas dinas intelijen nasional Venezuela, Sebin, selama bertahun-tahun.

Sebin mengendalikan penjara Helicoide yang terkenal di Caracas, tempat PBB mendokumentasikan pelanggaran yang dilakukan terhadap "politisi oposisi, jurnalis, demonstran, dan pembela hak asasi manusia".

Analis Venezuela mengatakan pemecatan Jenderal Marcano Tábata kemungkinan besar terkait dengan kegagalan pasukan pengawal kehormatan presiden untuk mencegah penangkapan Maduro oleh militer AS.

Kuba, sekutu dekat Venezuela yang telah lama menyediakan layanan keamanan dan intelijen kepada Maduro, mengatakan bahwa 32 warga negaranya tewas dalam serangan AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asap Kebakaran Hutan...
Asap Kebakaran Hutan Kanada Serbu New York, Trump Ancam Beri Tarif Baru
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Brutal, Pasukan Israel...
Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas
Rekomendasi
Pecinta Hewan Sambangi...
Pecinta Hewan Sambangi Kelurahan Pluit, Spanduk Larangan Memberi Makan Kucing Tak Bertuan Dicopot
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Kebijakan Kemenhut Dinilai...
Kebijakan Kemenhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia
Berita Terkini
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
10 Tambang Batu Bara...
10 Tambang Batu Bara Terbesar di Dunia, Indonesia Menyumbang 4 Lokasi
Asap Kebakaran Hutan...
Asap Kebakaran Hutan Kanada Serbu New York, Trump Ancam Beri Tarif Baru
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved