Trump Akui Hanya Waktu yang akan Menjawab Berapa Lama AS Mendikte Venezuela

Kamis, 08 Januari 2026 - 17:16 WIB
loading...
Trump Akui Hanya Waktu...
Presiden AS Donald Trump melihat proses penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto/truth social
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump menolak menetapkan jangka waktu berapa lama Amerika Serikat (AS) berencana untuk “mendikte” keputusan di Venezuela. Trump mengindikasikan keterlibatan AS dapat berlangsung selama bertahun-tahun.

“Hanya waktu yang akan menjawab,” katanya seperti dikutip The New York Times.

Ketika ditanya apakah itu berarti beberapa bulan, setahun, atau lebih lama, Trump menjawab, “Saya akan mengatakan jauh lebih lama."

“Kita akan membangunnya kembali dengan cara yang sangat menguntungkan. Kita akan menggunakan minyak, dan kita akan mengambil minyak. Kita menurunkan harga minyak, dan kita akan memberikan uang kepada Venezuela, yang sangat mereka butuhkan,” ujar dia.

Ia juga memuji Venezuela karena “memberi kita semua yang kita anggap perlu” dan mengklaim “mereka mengambil minyak dari kita bertahun-tahun yang lalu,” merujuk pada nasionalisasi sektor minyak Venezuela pada tahun 1976.

Siapakah Pemimpin Sementara Venezuela Delcy Rodriguez?


Rodriguez, yang merupakan wakil presiden Maduro sebelum penculikannya, telah menjadi sorotan internasional setelah dilantik sebagai presiden sementara.

Trump mengatakan, “Rodriguez telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri AS Rubio dan pada dasarnya bersedia melakukan apa yang menurut kita perlu untuk menjadikan Venezuela hebat kembali.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved