Militer AS Rampas Kapal Tanker Minyak Rusia, Mengapa Kapal Selam Moskow Tak Beraksi?

Kamis, 08 Januari 2026 - 09:59 WIB
loading...
Militer AS Rampas Kapal...
Kapal selam Angkatan Laut Rusia dilaporkan mengawal kapal tanker minyak Marinera. Faktanya, tak ada perlawanan saat Marinera disita pasukan khusus AS. Foto/Screenshot video ABC News
A A A
MOSKOW - Rusia dilaporkan telah mengirim setidaknya satu kapal selam Angkatan Laut untuk mengawal kapal tanker minyak Marinera. Faktanya, kapal tanker itu telah disita atau dirampas pasukan khusus Amerika Serikat (AS) tanpa ada perlawanan dari kapal selam Moskow.

Kapal Marinera sebelumnya bernama Bella 1, yang dikenai sanksi Amerika. Pasukan AStelah mengejar kapal tanker tersebut selama berminggu-minggu setelah mencoba menghindari blokade di sekitar Venezuela.

Baca Juga: Pasukan Khusus AS Rampas Kapal Tanker Minyak Rusia, Moskow Marah

Menurut data pelacakan kapal dari MarineTraffic, Marinera yang berbendera Rusia berlayar ke timur laut di Samudra Atlantik antara Islandia dan Inggris dengan transponder lokasinya aktif. Dari sana, kapal itu bisa menuju Laut Baltik atau mengelilingi Skandinavia ke Murmansk, pelabuhan Arktik Rusia yang bebas es.

Pengiriman kapal selam Angkatan Laut Rusia untuk mengawal Marinera sebelumnya dilaporkan oleh The Wall Street Journal.

Pada hari Rabu waktu Moskow, pasukan khusus AS menaiki kapal Marinera di perairan antara Islandia dan Skotlandia saat kapal tersebut berlayar ke utara. Kapal itu akhirnya disita.

Rusia telah menyampaikan kemarahannya atas penyitaan kapal Marinera oleh militer AS. "Tidak ada negara yang berhak menggunakan kekerasan terhadap kapal yang terdaftar dengan benar di yurisdiksi negara lain," kesal Kementerian Transportasi Rusia dalam sebuah pernyataan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Unik! Polisi Peru Nyamar...
Unik! Polisi Peru Nyamar Jadi Maskot Piala Dunia 2026 saat Tangkap Pengedar Narkoba
Rekomendasi
JSD Blok M Festival...
JSD Blok M Festival 2026 Bakal Ramaikan Jakarta dengan Fashion, Musik, dan Komunitas Kreatif
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved