Bela Venezuela, Rusia Sebut AS Bandit Internasional yang Seret Dunia ke Era Kekacauan
Selasa, 06 Januari 2026 - 07:44 WIB
loading...
A
A
A
Pada Senin waktu New York, Maduro dihadirkan di pengadilan Amerika Serikat dengan dakwaan konspirasi perdagangan narkoba. Di hadapan hakim, dia itu membantah tuduhan tersebut.
“Saya presiden Republik Venezuela. Saya di sini diculik. Saya ditangkap di rumah saya di Caracas, Venezuela,” kata Maduro dalam bahasa Spanyol sembari mengenakan headphone hitam untuk terjemahannya sebelum hakim menghentikan pernyataannya.
"Saya tidak bersalah. Saya tidak bersalah. Saya adalah pria yang baik, presiden negara saya," paparnya.
Nebenzia menegaskan bahwa Maduro sebelumnya telah berulang kali memperingatkan ambisi Washington untuk menguasai sumber daya alam Venezuela. Pernyataan tersebut, menurut Rusia, sejalan dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu, yang menyebut Washington ingin mengelola Venezuela agar dapat memanfaatkan potensi ekonominya.
Rusia menyebut tindakan Amerika Serikat sebagai bentuk “banditisme internasional". Nebenzia menilai upaya terbuka AS mengejar ambisi hegemonik di Amerika Latin dan keinginannya memperoleh kendali penuh atas sumber daya alam hanya akan mempercepat kebangkitan neo-kolonialisme dan imperialisme global.
“Saya presiden Republik Venezuela. Saya di sini diculik. Saya ditangkap di rumah saya di Caracas, Venezuela,” kata Maduro dalam bahasa Spanyol sembari mengenakan headphone hitam untuk terjemahannya sebelum hakim menghentikan pernyataannya.
"Saya tidak bersalah. Saya tidak bersalah. Saya adalah pria yang baik, presiden negara saya," paparnya.
Nebenzia menegaskan bahwa Maduro sebelumnya telah berulang kali memperingatkan ambisi Washington untuk menguasai sumber daya alam Venezuela. Pernyataan tersebut, menurut Rusia, sejalan dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu, yang menyebut Washington ingin mengelola Venezuela agar dapat memanfaatkan potensi ekonominya.
Rusia menyebut tindakan Amerika Serikat sebagai bentuk “banditisme internasional". Nebenzia menilai upaya terbuka AS mengejar ambisi hegemonik di Amerika Latin dan keinginannya memperoleh kendali penuh atas sumber daya alam hanya akan mempercepat kebangkitan neo-kolonialisme dan imperialisme global.
Lihat Juga :