Bela Venezuela, Rusia Sebut AS Bandit Internasional yang Seret Dunia ke Era Kekacauan

Selasa, 06 Januari 2026 - 07:44 WIB
loading...
A A A
Dia menyerukan agar komunitas internasional bersatu menolak kebijakan luar negeri agresif Amerika Serikat. Nebenzia juga memperingatkan bahwa dampak dari tindakan tersebut tidak hanya mengancam Venezuela, tetapi juga seluruh negara anggota PBB dan masa depan organisasi dunia itu sendiri.

“Mengabaikan ancaman Amerika Serikat terhadap sistem hubungan internasional sama saja dengan membenarkan pelanggaran hukum internasional dan mengabaikan prinsip-prinsip perilaku beradab dalam hubungan antarnegara,” tegasnya, seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (6/1/2026).

Rusia bersama negara-negara BRICS sebelumnya telah secara tegas mengecam aksi Amerika Serikat tersebut. Moskow menuntut pembebasan segera Nicolas Maduro serta menyatakan solidaritas penuh kepada rakyat Venezuela.

Sementara itu, respons negara-negara Barat terbilang lebih hati-hati. Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, hanya menyerukan sikap menahan diri dan meminta semua pihak mematuhi Piagam PBB. Pernyataan bersama Uni Eropa yang ditandatangani seluruh negara anggota, kecuali Hungaria, tidak secara eksplisit mengecam maupun mendukung langkah Amerika Serikat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Balas Gelombang Serangan...
Balas Gelombang Serangan AS, Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Bahrain dan Yordania
Caplok Tanah Palestina,...
Caplok Tanah Palestina, Israel Bangun 34 Permukiman Baru Rogoh Rp7,8 Triliun
Rekomendasi
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Berita Terkini
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved