China Marah AS Tangkap Maduro: Tak Ada Negara yang Boleh Jadi Polisi Dunia!

Senin, 05 Januari 2026 - 15:31 WIB
loading...
China Marah AS Tangkap...
China marah atas tindakan AS menyerang Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro. Foto/via NDTV
A A A
BEIJING - Pemerintah China menyuarakan kemarahannya atas operasi militer Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro. Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan Beijing tidak dapat menerima negara mana pun bertindak sebagai hakim dunia atau pun polisi dunia.

"Kami tidak pernah percaya bahwa negara mana pun dapat bertindak sebagai polisi dunia, dan kami juga tidak menerima bahwa negara mana pun dapat mengeklaim sebagai hakim dunia," kata Wang kepada Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar selama pertemuan di Beijing pada hari Minggu, merujuk pada perkembangan dramatis di Venezuela tanpa menyebut langsung AS.

"Kedaulatan dan keamanan semua negara harus sepenuhnya dilindungi berdasarkan hukum internasional," ujar diplomat utama China itu, dalam pernyataan pertamanya sejak video dan foto Maduro (63) dengan mata ditutup dan tangan diborgol mengejutkan masyarakat internasional, seperti dikutip dari Reuters.

Baca Juga: Ini Analisis AS Tangkap Maduro dan Dampaknya bagi Rusia dan China

Maduro saat ini berada di pusat penahanan New York dan menunggu sidang pengadilan pada hari Senin (5/1/2026) atas tuduhan kejahatan narkoba.

China memiliki ambisi untuk menjadi kekuatan diplomatik yang berpengaruh, sebuah tujuan yang diartikulasikan dengan sangat jelas setelah menengahi rekonsiliasi yang mengejutkan antara Arab Saudi dan Iran pada tahun 2023. Beijing berjanji untuk memainkan peran konstruktif dalam isu-isu penting global.

Para analis mengatakan keberhasilan Beijing dalam bersaing langsung dengan AS dalam negosiasi perdagangan telah memperkuat kepercayaan diri China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved