Trump Klaim AS Kendalikan Venezuela, Delcy Rodriguez: Kita Ingin Hidup Berdampingan

Senin, 05 Januari 2026 - 16:15 WIB
loading...
Trump Klaim AS Kendalikan...
Trump klaim AS kendalikan Venezuela setelah penangkapan Presiden Nicolas Maduro. Foto/X/@MarioNawfal
A A A
CARACAS - Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat-lah yang mengendalikan dan menjalankan pemerintahan di Venezuela . Hal ini terlepas dari fakta bahwa Delcy Rodriguez, mantan wakil presiden Venezuela, telah dilantik sebagai pemimpin sementara negara tersebut.

Namun, Trump tampak yakin di atas Air Force One ketika berbicara kepada wartawan bahwa Delcy Rodriguez akan bekerja sama dengan Amerika Serikat dalam mengejar kepentingan AS di Venezuela, apa pun kepentingan tersebut.

Dalam hal tujuan, Trump mengatakan bahwa ia ingin memperbaiki sektor minyak, dan kemudian mempersiapkan negara untuk pemilihan umum, meskipun ia tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Sementara itu, Wakil Presiden Delcy Rodriguez, yang ditunjuk sebagai pemimpin sementara Venezuela oleh Mahkamah Agung negara itu setelah penculikan Presiden Nicolas Maduro, telah memposting pesan di halaman Instagram-nya kepada AS dan dunia pada umumnya.

Baca Juga: Sukses Invasi Venezuela, AS Kini Kuasai Cadangan Minyak dan Emas Terbesar di Dunia

“Venezuela menegaskan kembali komitmennya terhadap perdamaian dan hidup berdampingan secara damai. Negara kami bercita-cita untuk hidup tanpa ancaman eksternal, dalam lingkungan yang saling menghormati dan kerja sama internasional. Kami percaya bahwa perdamaian global dibangun dengan terlebih dahulu menjamin perdamaian di dalam setiap negara,” tulisnya, sebelum beralih ke nada yang lebih damai terhadap AS.

“Kami memprioritaskan pergerakan menuju hubungan internasional yang seimbang dan saling menghormati antara Amerika Serikat dan Venezuela, dan antara Venezuela dan negara-negara lain di kawasan ini, yang didasarkan pada kesetaraan kedaulatan dan non-intervensi. Prinsip-prinsip ini membimbing diplomasi kami dengan seluruh dunia,” lanjutnya.

“Kami mengundang pemerintah AS untuk berkolaborasi dengan kami dalam agenda kerja sama yang berorientasi pada pembangunan bersama dalam kerangka hukum internasional untuk memperkuat hidup berdampingan secara berkelanjutan.”

Menyampaikan pidatonya langsung kepada Presiden AS Trump, ia mengatakan bahwa rakyat negaranya dan kawasan Amerika Latin “berhak atas perdamaian dan dialog, bukan perang”.

“Venezuela berhak atas perdamaian, pembangunan, kedaulatan, dan masa depan.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Netanyahu: Israel Masih...
Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
Rekomendasi
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
Aturan Tutup Mulut FIFA...
Aturan Tutup Mulut FIFA Kembali Makan Korban
Enam Pesan Prabowo ke...
Enam Pesan Prabowo ke Polri: Jaga Kepercayaan hingga Tegakkan Hukum dengan Adil
Berita Terkini
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved