Negara NATO Ini Kesal AS Ingin Caplok Greenland: Berhenti Mengancam Sekutu Anda!

Senin, 05 Januari 2026 - 11:23 WIB
loading...
Negara NATO Ini Kesal...
Denmark kesal dengan Presiden AS Donald Trump yang masih terobsesi untuk mencaplok wilayah Greenland. Foto/NASA Science
A A A
KOPENHAGEN - Denmark, negara anggota NATO, kesal pada Amerika Serikat (AS) setelah presidennya; Donald Trump, masih terobsesi untuk mencaplok wilayah Greenland. Sebagai sesama anggota NATO, Kopenhagen meminta Washington untuk berhenti mengancam sekutunya.

Trump mengatakan kepada media AS bahwa dia benar-benar membutuhkan Greenland, wilayah otonom Denmark. Keinginan itu disampaikan sehari setelah pasukan khusus Washington menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam operasi militer di Caracas.

Intervensi militer Washington di Venezuela telah menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap Greenland, yang berulang kali Trump nyatakan ingin menjadi bagian yang dianeksasi atau dicaplok Amerika Serikat.

Baca Juga: Trump Jelaskan Mengapa AS Butuh Greenland

Kekhawatiran tersebut digarisbawahi oleh komentar Trump kepada majalah The Atlantic dan unggahan media sosial oleh istri dari ajudannya yang paling berpengaruh yang menunjukkan Greenland dalam warna bendera AS.

“Saya harus mengatakan ini dengan sangat jelas kepada Amerika Serikat: sungguh tidak masuk akal untuk mengatakan bahwa Amerika Serikat harus mengambil alih Greenland,” kata Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen dalam sebuah pernyataan pada Minggu malam.

Dia pun menyerukan kepada Washington, "Berhenti mengancam sekutu historisnya”.

Sekutu-sekutu Eropa Amerika Serikat terguncang oleh tindakan Trump yang mengirimkan militernya pada hari Sabtu untuk menyerang Caracas dan menangkap Maduro, yang sekarang ditahan di New York.

Trump mengatakan Amerika Serikat sekarang akan mengelola Venezuela tanpa batas waktu dan memanfaatkan cadangan minyaknya yang besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Berita Terkini
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved