Trump Jelaskan Mengapa AS Butuh Greenland

Rabu, 24 Desember 2025 - 07:45 WIB
loading...
Trump Jelaskan Mengapa...
Presiden AS Donald Trump. Foto/xalqqazeti.az
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat (AS) membutuhkan Greenland untuk "keamanan nasionalnya," setelah menunjuk seorang utusan khusus untuk pulau Arktik tersebut. Greenland berada di bawah kedaulatan Denmark.

Sejak kembali ke Gedung Putih pada Januari, Trump telah menghidupkan kembali minat lamanya untuk mengakuisisi Greenland dari Denmark, dengan menunjuk pada lokasi strategis dan sumber daya mineralnya. Dia tidak mengesampingkan kemungkinan mencaplok pulau tersebut.

“Kita membutuhkan Greenland untuk keamanan nasional,” ujar Trump kepada wartawan pada hari Senin.

“Anda lihat di sepanjang pantai, Anda melihat kapal-kapal Rusia dan China di mana-mana. Kita membutuhkannya untuk keamanan nasional. Kita harus memilikinya,” tambahnya.

Pernyataan Trump tersebut menyusul penunjukannya terhadap Gubernur Louisiana Jeff Landry sebagai utusan khusus AS untuk Greenland, dengan mengatakan ia memilih Landry karena “dia adalah tipe orang yang pandai bernegosiasi.”

Saat mengumumkan penunjukan tersebut, Trump memuji Landry karena memahami “betapa pentingnya Greenland bagi keamanan nasional kita.”

Landry kemudian menulis di X bahwa itu adalah "suatu kehormatan untuk melayani" dalam peran sukarelawan "untuk menjadikan Greenland bagian dari AS," dan mengatakan hal itu tidak akan memengaruhi tugasnya sebagai gubernur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved