Begini Cara Pasukan Khusus Delta Force dan CIA Amerika Menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro

Minggu, 04 Januari 2026 - 07:16 WIB
loading...
A A A
Setelah serangan terjadi, pasukan khusus AS memasuki Caracas dengan persenjataan lengkap, termasuk obor las jika mereka harus memotong pintu baja di lokasi Maduro. Para pejabat tidak mengatakan bagaimana pasukan memasuki kota, tetapi video yang diunggah di media sosial oleh penduduk menunjukkan konvoi helikopter terbang di atas Caracas pada ketinggian rendah.

Setelah mencapai rumah persembunyian Maduro, pasukan, bersama dengan agen FBI, memasuki kediaman tersebut, yang digambarkan Trump sebagai "benteng yang dijaga sangat ketat..."

"Mereka menerobos masuk, dan mereka menerobos tempat-tempat yang sebenarnya tidak dapat ditembus, Anda tahu, pintu baja yang dipasang di sana hanya untuk alasan ini," kata Trump. "Mereka dilumpuhkan dalam hitungan detik."

Maduro Dalam Tahanan


Tidak jelas bagaimana pasukan AS mampu menangkap Maduro dan istrinya setelah mereka memasuki rumah, tetapi Trump mengatakan pemimpin Venezuela itu telah gagal mencoba masuk ke ruang aman.

"Dia mencoba masuk ke sana, tetapi dia diserbu begitu cepat sehingga dia tidak berhasil masuk," kata Trump.

Beberapa pasukan AS terkena tembakan, kata Trump, tetapi tidak ada yang tewas.

Saat operasi berlangsung, Rubio mulai memberi tahu anggota Parlemen bahwa operasi sedang berlangsung. Pemberitahuan baru dimulai setelah operasi dimulai dan bukan sebelumnya, seperti yang biasa dilakukan untuk anggota Parlemen kunci yang berperan sebagai pengawas, kata para pejabat kepada Reuters.

Sedikit yang diketahui tentang evakuasi Maduro dari Caracas. Trump mengatakan bahwa satu helikopter terkena tembakan "cukup keras" tetapi berhasil kembali.

Pemimpin Venezuela itu diterbangkan ke USS Iwo Jima, sebuah kapal serbu amfibi, dan akan dipindahkan ke New York untuk diadili.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Seret Jenderal Israel...
Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional
Rekomendasi
72 Tahun Menunggu, Xhaka:...
72 Tahun Menunggu, Xhaka: Saatnya Swiss Menulis Sejarah Baru
Norwegia vs Inggris...
Norwegia vs Inggris Imbang 1-1: Laga Lanjut ke Extra Time
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Berita Terkini
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved