Iran Bidik Semua Pangkalan AS di Timur Tengah untuk Balas Agresi

Sabtu, 03 Januari 2026 - 11:15 WIB
loading...
Iran Bidik Semua Pangkalan...
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Ghalibaf. Foto/Global Look Press/Icana
A A A
TEHERAN - Teheran akan menganggap pasukan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah sebagai target yang sah jika Washington mencoba campur tangan dalam penanganan Iran terhadap protes massal yang sedang berlangsung. Peringatan tegas itu diungkap Ketua Parlemen Iran, Mohammad Ghalibaf.

Pernyataannya muncul setelah Presiden Donald Trump menyatakan Amerika "siap siaga" dan dapat masuk kapan saja.

Demonstrasi besar-besaran dimulai di Republik Islam pada akhir Desember ketika para pedagang di Teheran melakukan pemogokan setelah mata uang nasional, rial, mencapai titik terendah sepanjang sejarah.

Protes dengan cepat menyebar ke kota-kota lain dan berubah menjadi politis dan penuh kekerasan.

“Presiden Amerika yang tidak menghormati itu harus… tahu bahwa… semua pusat dan pasukan Amerika di seluruh wilayah akan menjadi target yang sah bagi kami sebagai respons terhadap potensi petualangan apa pun,” tegas Ghalibaf dalam pernyataan di X pada hari Jumat (2/1/2026), mengomentari unggahan Trump di Truth Social pada hari yang sama.

Protes ini adalah yang terburuk sejak kekacauan tahun 2022 yang dipicu kematian Mahsa Amini, seorang wanita berusia 22 tahun yang dituduh mengenakan hijab tidak pantas, saat berada dalam tahanan polisi.

Peristiwa itu memicu kerusuhan kekerasan selama berminggu-minggu, mengakibatkan lebih dari 200 kematian di seluruh negeri dan ribuan penangkapan.

Video yang beredar daring menunjukkan massa telah menyerang gedung-gedung pemerintah dan fasilitas yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Korban jiwa juga dilaporkan di antara para demonstran dan pasukan keamanan.

Presiden AS memperingatkan Washington dapat campur tangan jika Iran "menembak dan membunuh demonstran damai secara brutal."

“Agen intelijen asing telah berupaya mengubah protes yang sah menjadi pertempuran perkotaan yang penuh kekerasan,” kata pejabat Iran itu.

Dia menambahkan upaya tersebut telah digagalkan. “Teheran mampu membedakan antara demonstran dan tentara bayaran asing dan tidak akan pernah memperlakukan rakyatnya dengan buruk,” tegas ketua parlemen.

Sebelumnya, musuh bebuyutan Iran, Israel, secara terbuka mendukung kerusuhan tersebut. Badan intelijen Mossad juga mengklaim memiliki agen di lapangan.

Teheran memperingatkan pada hari Jumat bahwa intervensi apa pun terhadap keamanan Iran akan diikuti dengan "tanggapan yang akan disesali."

Baca juga: Trump Siap Serang Iran Terkait Kematian Pengunjuk Rasa
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Purbaya Tegaskan Investor...
Purbaya Tegaskan Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Tak Kebal Hukum
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved