Nabi Gadungan Bikin Panik Warga Satu Negara, Tebar Ketakutan akan Terjadi Banjir Kiamat
Jum'at, 02 Januari 2026 - 22:05 WIB
loading...
Evans Eshun dikenal sebagai Ebo Noah. Foto/x
A
A
A
ACCRA - Seorang nabi gadungan di Ghana yang selama berbulan-bulan menyebarkan ketakutan akan terjadinya banjir kiamat yang akan segera terjadi. Kini nabi palsu itu telah ditangkap.
Kabar itu dikonfirmasi polisi setempat di negara Afrika Barat tersebut kepada beberapa media.
Evans Eshun, yang populer dikenal sebagai Ebo Noah, ditahan pada 31 Desember setelah berulang kali memperingatkan banjir global akan dimulai pada Hari Natal.
Pria berusia 30 tahun itu mengklaim bencana tersebut akan berlangsung selama tiga tahun dan mendesak para pengikutnya menyumbangkan uang untuk membantunya membangun bahtera modern untuk bertahan hidup.
Agustus lalu, Eshun mengklaim Tuhan telah memerintahkannya membangun 10 kapal kayu untuk menyelamatkan umat manusia.
Selama berbulan-bulan, ia memposting video yang menunjukkan dirinya mengawasi pembangunan kapal, tetapi kontroversi muncul setelah laporan menuduh bahwa sumbangan yang dimaksudkan untuk proyek tersebut malah digunakan untuk membeli Mercedes-Benz, yang memicu kemarahan luas di internet.
Ketika tidak terjadi banjir pada 26 Desember, Eshun bersikeras doa dan puasanya selama tiga minggu telah membujuk Tuhan untuk menunda bencana besar tersebut.
“Tuhan menyatakan diri untuk menebus. Saya telah berdoa. Saya telah berpuasa. Saya telah berdonasi. Dan saya telah membangun. Melalui doa-doa saya, saya menerima penglihatan lain,” ungkap Eshun dalam pesan yang beredar luas.
“Setelah permohonan itu, Tuhan telah memberi kita lebih banyak waktu untuk membangun bahtera tambahan, di luar 10 bahtera yang akan membawa kita semua,” papar dia.
Beberapa hari kemudian, ia muncul di atas panggung selama konser rapper Ghana, Sarkodie, mendesak penonton merayakan karena akhir dunia telah ditunda.
Peristiwa ini telah memicu kembali perdebatan publik di Ghana mengenai nubuat kiamat, pengaruh tokoh-tokoh agama gadungan, dan penggunaan sumbangan yang diminta atas nama iman.
Polisi belum mengungkapkan dakwaan yang mungkin dihadapi Eshun atau apakah ia telah didakwa secara resmi.
Baca juga: Iran Kejutkan Dunia, Siap Jual Rudal Canggih dan Kapal Perang dengan Mata Uang Kripto
Kabar itu dikonfirmasi polisi setempat di negara Afrika Barat tersebut kepada beberapa media.
Evans Eshun, yang populer dikenal sebagai Ebo Noah, ditahan pada 31 Desember setelah berulang kali memperingatkan banjir global akan dimulai pada Hari Natal.
Pria berusia 30 tahun itu mengklaim bencana tersebut akan berlangsung selama tiga tahun dan mendesak para pengikutnya menyumbangkan uang untuk membantunya membangun bahtera modern untuk bertahan hidup.
Agustus lalu, Eshun mengklaim Tuhan telah memerintahkannya membangun 10 kapal kayu untuk menyelamatkan umat manusia.
Selama berbulan-bulan, ia memposting video yang menunjukkan dirinya mengawasi pembangunan kapal, tetapi kontroversi muncul setelah laporan menuduh bahwa sumbangan yang dimaksudkan untuk proyek tersebut malah digunakan untuk membeli Mercedes-Benz, yang memicu kemarahan luas di internet.
Ketika tidak terjadi banjir pada 26 Desember, Eshun bersikeras doa dan puasanya selama tiga minggu telah membujuk Tuhan untuk menunda bencana besar tersebut.
“Tuhan menyatakan diri untuk menebus. Saya telah berdoa. Saya telah berpuasa. Saya telah berdonasi. Dan saya telah membangun. Melalui doa-doa saya, saya menerima penglihatan lain,” ungkap Eshun dalam pesan yang beredar luas.
“Setelah permohonan itu, Tuhan telah memberi kita lebih banyak waktu untuk membangun bahtera tambahan, di luar 10 bahtera yang akan membawa kita semua,” papar dia.
Beberapa hari kemudian, ia muncul di atas panggung selama konser rapper Ghana, Sarkodie, mendesak penonton merayakan karena akhir dunia telah ditunda.
Peristiwa ini telah memicu kembali perdebatan publik di Ghana mengenai nubuat kiamat, pengaruh tokoh-tokoh agama gadungan, dan penggunaan sumbangan yang diminta atas nama iman.
Polisi belum mengungkapkan dakwaan yang mungkin dihadapi Eshun atau apakah ia telah didakwa secara resmi.
Baca juga: Iran Kejutkan Dunia, Siap Jual Rudal Canggih dan Kapal Perang dengan Mata Uang Kripto
(sya)
Lihat Juga :