Iran Kejutkan Dunia, Siap Jual Rudal Canggih dan Kapal Perang dengan Mata Uang Kripto

Jum'at, 02 Januari 2026 - 18:18 WIB
loading...
Iran Kejutkan Dunia,...
Iran siap jual senjata canggih dengan mata uang kripto. Foto/regtechtimes.com
A A A
TEHERAN - Pusat Ekspor Pertahanan Iran, yang dikenal sebagai Mindex, siap menegosiasikan kontrak militer dengan pembayaran dalam mata uang digital. Kabar itu dilaporkan Financial Times, mengutip dokumen promosi dan analisis persyaratan pembayaran.

Pembayaran juga dapat dilakukan melalui pengaturan barter atau dalam rial Iran.

Pada bulan Agustus, Inggris, Prancis, dan Jerman memicu mekanisme PBB untuk memberlakukan kembali sanksi internasional terhadap Iran setelah upaya diplomatik untuk menghidupkan kembali negosiasi mengenai program nuklirnya dengan AS gagal.

Teheran sekarang berada di bawah sanksi ekstensif yang menargetkan program nuklir dan rudalnya, sektor minyak, dan akses ke perbankan internasional, memaksanya semakin bergantung pada perdagangan barter dan aset digital seperti bitcoin.

Penawaran yang dibuat tahun lalu menandai salah satu kasus pertama yang diketahui dari satu negara yang secara terbuka menunjukkan kesediaan menerima mata uang kripto sebagai pembayaran untuk ekspor senjata, demikian pernyataan media tersebut.

Mindex mengatakan memiliki klien di 35 negara dan memasarkan berbagai senjata termasuk rudal balistik, drone, kapal perang, dan sistem pertahanan udara jarak pendek.

Situs web multibahasa mereka juga mencantumkan senjata ringan, roket, dan rudal jelajah anti-kapal.

Pusat ekspor tersebut mengoperasikan portal online dan chatbot virtual untuk memandu calon pelanggan melalui proses pembelian.

Meskipun ada sanksi yang luas, Mindex menyatakan di situs webnya bahwa "tidak ada masalah" dalam memenuhi kontrak.

Iran berada di peringkat ke-18 di dunia untuk ekspor senjata utama pada tahun 2024, di belakang Norwegia dan Australia, menurut Stockholm Institute for Peace Research.

Otoritas AS sebelumnya menuduh Iran menggunakan aset digital untuk memfasilitasi penjualan minyak dan memindahkan dana di luar sistem perbankan formal.

Pada bulan September, Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi kepada individu karena diduga mengoperasikan jaringan "perbankan bayangan" yang menggunakan mata uang kripto untuk memproses pembayaran atas nama Iran.

Baca juga: Usai Pesta Pelantikan, Zohran Mamdani Mulai Kebijakan Perumahan: Kita Tak Akan Menunggu
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
Berita Terkini
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved