Kesampingkan India, Pakistan Usulkan Blok Asia Selatan Bersama China

Jum'at, 02 Januari 2026 - 11:35 WIB
loading...
Kesampingkan India,...
Pakistan usulkan blok baru Asia Selatan bersama China dan Bangladesh. Namun, blok baru ini mengesampingkan India. Foto/India Today
A A A
JAKARTA - Gagasan Pakistan untuk membentuk blok regional baru di Asia Selatan tanpa melibatkan India tampak sejak awal tidak praktis dan mengabaikan realitas penting di kawasan. Usulan ini disampaikan Wakil Perdana Menteri Pakistan Ishaq Dar, yang mendorong perluasan kerja sama trilateral antara Pakistan, Bangladesh, dan China menjadi aliansi Asia Selatan yang lebih luas.

Mengutip dari Daily Mirror, Jumat (2/1/2026), rencana tersebut disebut-sebut bertujuan membentuk ulang peta aliansi regional dan menantang dominasi tradisional India dalam geopolitik Asia Selatan.

Namun, proposal ini mengecilkan kesenjangan strategis dan ekonomi yang sangat besar, yang membuat blok semacam itu nyaris mustahil berjalan tanpa India sebagai pusatnya.

Baca Juga: India Klaim Tembak Jatuh 6 Pesawat Pakistan, Puji Kecanggihan Sistem Rudal S-400 Rusia

Dengan terlalu menitikberatkan pada kemungkinan kemitraan baru, gagasan ini mengabaikan kenyataan analitis bahwa kehadiran India merupakan prasyarat mutlak bagi integrasi regional yang bermakna.

Setiap “blok Asia Selatan” yang dibentuk tanpa India pada dasarnya akan kosong makna. India adalah negara terbesar dan paling berpengaruh di kawasan, yang saat ini merupakan negara dengan populasi terbesar di dunia dan ekonomi terbesar kelima secara global.

Bobot tersebut menghasilkan pengaruh yang tidak terbantahkan. Posisi India di Asia Selatan pada dasarnya tak tergoyahkan. Jumlah penduduknya sekitar tujuh kali lipat Pakistan, sementara produk domestik brutonya kira-kira 12 kali lebih besar. Ketimpangan yang mencolok ini berarti India menyumbang porsi terbesar pasar, sumber daya, dan peluang ekonomi di Asia Selatan.

Menyingkirkan mesin ekonomi kawasan sekaligus aktor diplomatik utamanya akan membuat blok baru kehilangan skala dan kredibilitas. Para pejabat Pakistan di masa lalu pun mengakui pentingnya India; tanpa kerja sama India dan Pakistan, South Asian Association for Regional Cooperation (SAARC) telah lama mandek. Blok pecahan tanpa India hanya akan mengulang disfungsi serupa dalam bentuk lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved