Zohran Mamdani Resmi Dilantik sebagai Wali Kota New York City
Kamis, 01 Januari 2026 - 15:09 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Trump mengejutkan pendukung dan musuhnya dengan mengundang anggota Partai Demokrat itu ke Gedung Putih untuk pertemuan yang akhirnya berlangsung ramah pada bulan November.
"Saya ingin dia melakukan pekerjaan yang hebat dan akan membantunya melakukan pekerjaan yang hebat," ujar Trump dalam pertemuan itu, dan presiden AS bahkan datang untuk menyelamatkan Mamdani saat keduanya berbicara kepada wartawan.
Ketika seorang jurnalis bertanya kepada Mamdani apakah ia masih menganggap Trump sebagai seorang fasis, presiden langsung menanggapi.
“Tidak apa-apa. Anda bisa langsung mengatakannya. Itu lebih mudah,” ujar Trump kepada Mamdani. “Lebih mudah daripada menjelaskannya. Saya tidak keberatan.”
Namun, ketegangan antara keduanya tetap ada.
Setelah pertemuan tersebut, Mamdani mengatakan ia masih percaya Trump adalah seorang fasis.
“Itu sesuatu yang pernah saya katakan di masa lalu; saya mengatakannya hari ini,” ungkap Mamdani kepada NBC News.
Baca juga: Tetangga Indonesia Ini Berani Kecam China yang Latihan Perangnya Mengepung Taiwan
"Saya ingin dia melakukan pekerjaan yang hebat dan akan membantunya melakukan pekerjaan yang hebat," ujar Trump dalam pertemuan itu, dan presiden AS bahkan datang untuk menyelamatkan Mamdani saat keduanya berbicara kepada wartawan.
Ketika seorang jurnalis bertanya kepada Mamdani apakah ia masih menganggap Trump sebagai seorang fasis, presiden langsung menanggapi.
“Tidak apa-apa. Anda bisa langsung mengatakannya. Itu lebih mudah,” ujar Trump kepada Mamdani. “Lebih mudah daripada menjelaskannya. Saya tidak keberatan.”
Namun, ketegangan antara keduanya tetap ada.
Setelah pertemuan tersebut, Mamdani mengatakan ia masih percaya Trump adalah seorang fasis.
“Itu sesuatu yang pernah saya katakan di masa lalu; saya mengatakannya hari ini,” ungkap Mamdani kepada NBC News.
Baca juga: Tetangga Indonesia Ini Berani Kecam China yang Latihan Perangnya Mengepung Taiwan
(sya)
Lihat Juga :