Bank Jerman Dirampok saat Libur Natal, Perampok Profesional Bawa Kabur Rp585 Miliar
Rabu, 31 Desember 2025 - 10:49 WIB
loading...
Perampok membobol brankas di bank di Jerman. Foto/X
A
A
A
BERLIN - Para perampok melakukan perampokan yang direncanakan dengan cermat dan profesional. Mereka membawa kabur uang tunai dan barang berharga pribadi senilai sekitar USD35 juta (sekitar 30 juta euro atau Rp585 miliar) dari brankas bank di Gelsenkirchen selama liburan Natal, menurut polisi.
Perampokan di bank tabungan Sparkasse terjadi antara Sabtu malam dan Senin pagi. Para pencuri melewati sistem keamanan dengan mengebor dinding beton tebal untuk mengakses brankas, kemudian membobol lebih dari 3.000 kotak penyimpanan aman, yang berdampak pada sekitar 2.700 nasabah.
Polisi menemukan lokasi kejadian dalam keadaan berantakan hanya setelah alarm kebakaran berbunyi dari bank sesaat sebelum pukul 4:00 pagi pada hari Senin.
Para penyelidik percaya bor khusus kelas industri digunakan dalam operasi tersebut. Seorang juru bicara polisi menggambarkan perampokan itu sebagai "dilakukan secara profesional."
Para saksi melaporkan melihat beberapa orang membawa tas besar melalui garasi parkir terdekat selama akhir pekan, sementara rekaman keamanan menangkap satu mobil Audi RS 6 hitam melaju kencang pada Senin pagi dengan penumpang bertopeng.
Kendaraan tersebut dipastikan dicuri dari Hanover, sekitar 200 kilometer jauhnya.
Para pelanggan tiba di bank pada hari Selasa (30/12/2025) dan mendapati bank tersebut disegel.
Ratusan orang berkumpul, menuntut jawaban setelah Sparkasse mengkonfirmasi 95% kotak penyimpanan aman telah dibobol.
Polisi memperkirakan kerugiannya mencapai "kisaran puluhan juta euro," menurut pernyataan yang dirilis pada hari Selasa.
Isi setiap kotak penyimpanan diasuransikan hingga 10.300 euro, menunjukkan total kerugian setidaknya 30 juta euro, menurut media lokal.
Namun, banyak pelanggan khawatir ini tidak akan cukup untuk menutupi kerugian mereka dan berupaya menilai cakupan asuransi tambahan mereka.
Cabang bank tetap ditutup sementara polisi melanjutkan penyelidikan mereka. Pihak berwenang belum melakukan penangkapan apa pun dan para pelaku masih buron.
Baca juga: Dikritik Arab Saudi, UEA Tarik Pasukannya dari Yaman
Perampokan di bank tabungan Sparkasse terjadi antara Sabtu malam dan Senin pagi. Para pencuri melewati sistem keamanan dengan mengebor dinding beton tebal untuk mengakses brankas, kemudian membobol lebih dari 3.000 kotak penyimpanan aman, yang berdampak pada sekitar 2.700 nasabah.
Polisi menemukan lokasi kejadian dalam keadaan berantakan hanya setelah alarm kebakaran berbunyi dari bank sesaat sebelum pukul 4:00 pagi pada hari Senin.
Para penyelidik percaya bor khusus kelas industri digunakan dalam operasi tersebut. Seorang juru bicara polisi menggambarkan perampokan itu sebagai "dilakukan secara profesional."
Para saksi melaporkan melihat beberapa orang membawa tas besar melalui garasi parkir terdekat selama akhir pekan, sementara rekaman keamanan menangkap satu mobil Audi RS 6 hitam melaju kencang pada Senin pagi dengan penumpang bertopeng.
Kendaraan tersebut dipastikan dicuri dari Hanover, sekitar 200 kilometer jauhnya.
Para pelanggan tiba di bank pada hari Selasa (30/12/2025) dan mendapati bank tersebut disegel.
Ratusan orang berkumpul, menuntut jawaban setelah Sparkasse mengkonfirmasi 95% kotak penyimpanan aman telah dibobol.
Polisi memperkirakan kerugiannya mencapai "kisaran puluhan juta euro," menurut pernyataan yang dirilis pada hari Selasa.
Isi setiap kotak penyimpanan diasuransikan hingga 10.300 euro, menunjukkan total kerugian setidaknya 30 juta euro, menurut media lokal.
Namun, banyak pelanggan khawatir ini tidak akan cukup untuk menutupi kerugian mereka dan berupaya menilai cakupan asuransi tambahan mereka.
Cabang bank tetap ditutup sementara polisi melanjutkan penyelidikan mereka. Pihak berwenang belum melakukan penangkapan apa pun dan para pelaku masih buron.
Baca juga: Dikritik Arab Saudi, UEA Tarik Pasukannya dari Yaman
(sya)
Lihat Juga :