Menteri Zionis Ini Desak Israel Larang Azan di Masjid, Dianggap Terlalu Bising

Senin, 29 Desember 2025 - 11:26 WIB
loading...
A A A
“Kumandang azan adalah simbol identitas agama dan nasional Palestina di dalam Israel,” katanya.

“Hal itu mengingatkan mereka, dan dunia, bahwa tanah ini memiliki identitas dengan akar yang dalam, sejarah, dan peradaban.”

Berdasarkan RUU tersebut, petugas polisi dapat memerintahkan penghentian segera pengeras suara jika ketentuan dilanggar. Pelanggaran berkelanjutan akan memungkinkan petugas untuk menyita peralatan tersebut.

Hukuman yang diuraikan dalam RUU tersebut sangat berat. Memasang atau mengoperasikan pengeras suara tanpa izin akan dikenakan denda 50.000 shekel (USD15.660). Melanggar ketentuan izin akan mengakibatkan denda 10.000 shekel (USD3.100).

"Fanatisme Agama"


Dalam catatan penjelasannya, partai Kekuatan Yahudi menggambarkan kebisingan dari masjid sebagai "bahaya kesehatan" dan mengeklaim bahwa undang-undang yang ada tidak memberikan alat yang cukup untuk mengatasi masalah tersebut.

Upaya untuk membatasi atau melarang kumandang azan di Israel bukanlah hal baru.

Pada tahun 2017, RUU serupa yang bertujuan untuk melarang penggunaan pengeras suara untuk azan telah lolos pembacaan pertama di Parlemen Israel atau Knesset, tetapi tidak pernah disahkan.

Tahun lalu, Ben Gvir menginstruksikan polisi untuk mencegah masjid menyiarkan azan, dengan mengatakan bahwa hal itu "mengganggu" warga Yahudi.

Mengomentari RUU terbaru, Ben Gvir mengatakan bahwa azan, di banyak daerah, merupakan "kebisingan yang tidak wajar" yang membahayakan kesehatan dan kualitas hidup warga.

"Ini adalah fenomena yang tidak dapat diterima," katanya, menambahkan bahwa RUU tersebut akan memberikan wewenang kepada polisi yang saat ini tidak mereka miliki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Buka 3 Posko Bantu Korban Penipuan Investasi
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Israel akan Copot Pengeras...
Israel akan Copot Pengeras Suara untuk Azan di Masjid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved