Serangan AS di Nigeria Salah Sasaran, Banyak Desa Tak Berafiliasi ISIS Jadi Korban

Sabtu, 27 Desember 2025 - 19:35 WIB
loading...
A A A
Menurut Komando Afrika AS, operasi tersebut menetralisir beberapa militan ISIS.

Namun penjelasan Trump membuat Kagara dan penduduk desa lainnya kebingungan.

Sementara sebagian wilayah Sokoto menghadapi tantangan berupa perampokan, penculikan, dan serangan oleh kelompok bersenjata termasuk Lakurawa – yang diklasifikasikan Nigeria sebagai organisasi teroris karena diduga berafiliasi dengan ISIS – penduduk desa mengatakan Jabo tidak dikenal karena aktivitas teroris dan bahwa umat Kristen setempat hidup berdampingan secara damai dengan mayoritas Muslim.

“Di Jabo, kami menganggap umat Kristen sebagai saudara kami. Kami tidak memiliki konflik agama, jadi kami tidak mengharapkan ini,” katanya.

Bashar Isah Jabo, seorang anggota parlemen yang mewakili Tambuwal di parlemen negara bagian, menggambarkan desa tersebut kepada CNN sebagai “komunitas yang damai” yang “tidak memiliki sejarah ISIS, Lakurawa, atau kelompok teroris lain yang beroperasi di daerah tersebut.”

Ia mengatakan proyektil tersebut menghantam ladang "sekitar 500 meter" dari Pusat Kesehatan Primer di Jabo dan bahwa, meskipun tidak ada korban jiwa, insiden tersebut telah "menyebabkan ketakutan dan kepanikan di dalam masyarakat."

Kementerian Informasi Nigeria kemudian mengatakan bahwa pemerintah, bekerja sama dengan AS, telah "berhasil melakukan operasi serangan presisi" yang menargetkan tempat persembunyian ISIS di hutan distrik Tangaza di Sokoto.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Akan Serahkan...
Trump Akan Serahkan Trofi Pemenang Piala Dunia 2026
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Trump Klaim AS Segera...
Trump Klaim AS Segera Menangkan Perang Lawan Iran: Anda Akan Lihat Hasilnya
Rekomendasi
Bring Back My Heart...
Bring Back My Heart Jadi Pilihan Microdrama Romantis yang Seru di V+Short
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved