Terungkap, Putin dan Bush Sama-sama Cemas dengan Senjata Nuklir Pakistan

Jum'at, 26 Desember 2025 - 16:34 WIB
loading...
A A A
Bush mengatakan Khan dan beberapa rekannya telah dipenjara atau ditempatkan di bawah tahanan rumah, tetapi menambahkan bahwa Amerika Serikat masih ingin mengetahui secara tepat apa yang telah ditransfer dan kepada siapa.

"Kami ingin tahu apa yang mereka katakan," kata Bush kepada Putin, mencerminkan frustrasi atas apa yang Washington anggap sebagai pengungkapan yang tidak lengkap oleh otoritas Pakistan. Pertukaran tersebut menunjukkan bahwa bahkan bertahun-tahun setelah jaringan AQ Khan terungkap, keraguan tetap ada di tingkat tertinggi tentang apakah cakupan penuhnya telah dibongkar.

Masalah Pakistan bagi AS


Kedua pemimpin juga membahas laporan tentang kerja sama yang sedang berlangsung antara elemen Pakistan dan program nuklir asing. Putin mengatakan para ahli Rusia percaya bahwa telah terjadi interaksi berkelanjutan yang melibatkan upaya pengayaan uranium Iran, sementara Bush mengkonfirmasi bahwa intelijen AS memiliki kekhawatiran serupa.

Meskipun Pakistan secara resmi merupakan sekutu utama AS dalam perang melawan teror pasca-serangan 9/11, transkrip tersebut mengungkapkan bahwa di balik pintu tertutup, baik Washington maupun Moskow memandang pengelolaan nuklir Pakistan dengan kecurigaan yang mendalam.

Dokumen-dokumen itu mencerminkan bahwa program nuklir Pakistan tidak diperlakukan sebagai masalah terisolasi, tetapi sebagai bagian dari pola ketidakstabilan yang lebih luas yang melibatkan kontrol lemah, pengambilan keputusan yang tidak transparan, dan potensi kebocoran yang dahsyat.

Putin berulang kali mengangkat bahaya senjata nuklir di tangan rezim yang kurang memiliki akuntabilitas demokratis, sementara Bush menekankan perlunya mencegah penyebaran lebih lanjut teknologi sensitif.

Arsip Keamanan Nasional menyatakan dokumen-dokumen tersebut memberikan bukti yang sebelumnya tidak tersedia tentang kedalaman kekhawatiran yang secara pribadi dibagikan oleh para pemimpin AS dan Rusia tentang Pakistan, bahkan ketika pernyataan publik pada saat itu jauh lebih terkendali.

Pakistan mengembangkan persenjataan nuklirnya di luar Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir dan telah lama berada di bawah pengawasan internasional, terutama setelah terungkapnya pada awal tahun 2000-an bahwa jaringan al-Qaeda telah memasok teknologi nuklir ke Iran, Korea Utara, dan Libya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Hamas Mundur dari Pemerintahan...
Hamas Mundur dari Pemerintahan Gaza?
Terungkap, AS Sempat...
Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
Praperadilannya Dikabulkan...
Praperadilannya Dikabulkan Sebagian oleh PN Jaksel, Roy Suryo Tersenyum Lebar
Sabrina Chairunnisa...
Sabrina Chairunnisa Mundur dari S3 UI, Pilih Lanjut Kuliah di New York
Melihat Langsung Dapur...
Melihat Langsung Dapur Perakitan Baterai Wuling di Liuzhou China!
Berita Terkini
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved