Masjid Ini Diguncang Bom saat Jemaah Hendak Salat, 7 Orang Meninggal

Kamis, 25 Desember 2025 - 07:36 WIB
loading...
Masjid Ini Diguncang...
Sebuah masjid di Maiduguri, Nigeria, diguncang bom saat jemaah bersiap untuk salat Maghrib pada Rabu (24/12/2025). Tujuh orang meninggal. Foto/ChannelsTV
A A A
MAIDUGURI - Sebuah ledakan bom mengguncang sebuah masjid di kota Maiduguri, Nigeria, dan menewaskan sedikitnya tujuh jemaah pada hari Rabu. Ledakan terjadi saat jemaah bersiap untuk salat Maghrib.

Tidak ada kelompok bersenjata yang segera mengaku bertanggung jawab atas apa yang dikatakan pemimpin milisi anti-ekstremis Babakura Kolo sebagai pengeboman.

Maiduguri adalah ibu kota negara bagian Borno, tempat terjadinya pemberontakan selama bertahun-tahun oleh kelompok ekstremis Boko Haram dan kelompok pecahannya, ISIS Provinsi Afrika Barat, meskipun kota itu sendiri belum mengalami serangan besar selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Trump Ancam Serang Nigeria dengan Dalih Umat Kristen Dibantai

Para saksi mata mengatakan bom meledak di dalam sebuah masjid yang ramai di pasar Gamboru kota itu saat umat Muslim berkumpul untuk salat Maghrib.

Salah satu pemimpin masjid, Malam Abuna Yusuf, menyebutkan delapan orang tewas, meskipun para pejabat belum merilis jumlah korban.

Sedangkan Kolo mengatakan bahwa tujuh orang tewas.

Dia mengatakan bom itu diduga ditempatkan di dalam masjid dan meledak di tengah-tengah pelaksanaan salat, sementara beberapa saksi mata menggambarkan itu sebagai bom bunuh diri.

Belum jelas berapa banyak orang yang terluka, meskipun saksi mata Isa Musa Yusha’u mengatakan kepada AFP: “Saya melihat banyak korban dibawa untuk perawatan medis.”

Video yang diambil setelah kejadian dan dilihat oleh AFP menunjukkan seseorang yang berlumuran darah menggeliat di tanah, dan apa yang tampak seperti mayat yang ditutupi kain.

Pemberontakan yang Mematikan


Menurut PBB, Nigeria telah memerangi pemberontakan sejak tahun 2009 dan konflik tersebut telah menewaskan sedikitnya 40.000 orang dan menyebabkan sekitar dua juta orang mengungsi dari rumah mereka di timur laut.

Meskipun kekerasan telah mereda di Nigeria sejak puncaknya satu dekade lalu, namun itu justru telah meluas ke negara tetangga; Niger, Chad, dan Kamerun.

Kekhawatiran semakin meningkat tentang kebangkitan kembali kekerasan di beberapa bagian timur laut, di mana kelompok-kelompok pemberontak tetap mampu melakukan serangan mematikan meskipun telah bertahun-tahun dilakukan operasi militer yang berkelanjutan.

Maiduguri sendiri—yang dulunya merupakan tempat terjadinya baku tembak dan pengeboman setiap malam—telah tenang dalam beberapa tahun terakhir, dengan serangan besar terakhir tercatat pada tahun 2021.

Namun, pengingat akan konflik tersebut selalu ada di ibu kota negara bagian, tempat operasi militer utama bermarkas.

Truk-truk militer melintas di kota setiap hari, baknya dipenuhi tentara yang helmnya melindungi mereka dari terik matahari siang.

Pos pemeriksaan malam hari masih diberlakukan, bahkan ketika pasar yang dulunya tutup pada siang hari kini ramai hingga larut malam.

Sementara itu, di pedesaan, pemberontakan terus berkobar, dengan para analis memperingatkan peningkatan kekerasan ekstremis tahun ini.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Penembakan Guncang Masjid...
Penembakan Guncang Masjid Terbesar San Diego AS, 5 Tewas, Termasuk 2 Tersangka
AS Sebut Sekutu NATO...
AS Sebut Sekutu NATO yang Kaya Justru Jadi Inkubator Teror
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Usai Baku Tembak Mematikan,...
Usai Baku Tembak Mematikan, Kuba Identifikasi Penyusup Teroris dari AS
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Spanyol Ngamuk, Sikat...
Spanyol Ngamuk, Sikat Arab Saudi 3-0 di Babak Pertama
Berita Terkini
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved