Kota Kelahiran Yesus Rayakan Natal Pertama Kalinya sejak Perang Israel-Hamas Pecah
Kamis, 25 Desember 2025 - 05:55 WIB
loading...
A
A
A
Masa Depan Baru
Di Suriah, lampu Natal menerangi Kota Tua Damaskus, Ibu Kota Suriah, meskipun komunitas Kristen khawatir akan kekerasan setelah serangan penembakan dan bom bunuh diri yang mematikan pada bulan Juni.
Di sekitar distrik tersebut, rumah bagi komunitas yang dinamis dan beberapa gereja penting, bola-bola merah tergantung di pohon-pohon, pemilik toko memasang dekorasi Natal, dan pedagang kaki lima menjajakan kastanye hangat.
"Suriah pantas mendapatkan sukacita dan kebahagiaan bagi kita, dan harapan untuk masa depan yang baru," kata mahasiswa Loris Aasaf (20) saat dia menikmati suasana bersama teman-temannya.
Secara global, para keluarga dengan berbagai cara untuk merayakan Natal mulai dilakukan bersama-sama, saat anak-anak menghitung mundur jam-jam menunggu pengiriman hadiah mereka.
Situs pelacakan Flightradar24, di antara yang lain, menghidupkan kembali tradisi tahunannya dengan mem-posting pelacak Santa secara langsung, menunjukkan kereta luncur Sinterklas melayang di langit dari Kutub Utara untuk mengantarkan hadiah.
Di Australia, Perdana Menteri Anthony Albanese menyampaikan pesan yang lebih muram setelah serangan baru-baru ini terhadap perayaan Hanukkah di Pantai Bondi.
"Di mana pun Anda berada di seluruh negeri kita yang indah ini, Natal akan terasa berbeda tahun ini," katanya, seperti dikutip AFP, Kamis (25/12/2025).
"Setelah teror yang menimpa komunitas Yahudi Australia, yang merayakan Hanukkah dan Pantai Bondi, kita merasakan kesedihan yang mendalam di hati kita."
(mas)
Lihat Juga :