Kota Kelahiran Yesus Rayakan Natal Pertama Kalinya sejak Perang Israel-Hamas Pecah

Kamis, 25 Desember 2025 - 05:55 WIB
loading...
A A A
Warga Betlehem berharap kembalinya perayaan Natal akan menghidupkan kembali kota ini.

"Kita perlu menyampaikan pesan ini ke seluruh dunia, dan ini satu-satunya cara," kata George Hanna, dari kota tetangga Beit Jala.

Pemerintah kota Betlehem mengurangi perayaan Natal sementara perang berkecamuk di Gaza, tetapi gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat antara Israel dan Hamas telah menghentikan pertempuran skala penuh di sana sejak Oktober.

“Tahun ini kita menginginkan Natal yang penuh cahaya karena inilah yang kita butuhkan setelah dua tahun dalam kegelapan,” kata Patriark Latin Yerusalem, Kardinal Pierbattista Pizzaballa, sebelum memimpin Misa Tengah Malam di Gereja Kelahiran.

Kardinal senior itu mengunjungi Gaza yang dilanda perang pada akhir pekan, memimpin Misa Natal di Paroki Keluarga Kudus di Kota Gaza pada hari Minggu.

Dia mengatakan kepada kerumunan di Lapangan Palungan bahwa dia telah menyaksikan “bencana” di wilayah Palestina, tetapi juga semangat ketabahan.

“Situasinya benar-benar mengerikan. Tetapi saya juga melihat di sana keinginan untuk hidup, seperti di sini," katanya.

"Di tengah kehampaan, mereka mampu merayakan," ujarnya.

Carmelina Piedimonte, yang melakukan perjalanan ke Betlehem dari Italia sebagai bagian dari kelompok Katolik, mengatakan bahwa menyaksikan perayaan Natal di Tepi Barat yang diduduki telah mengisi hatinya dengan harapan.

"Jika di dalam hatimu ada kasih, maka mungkin untuk memiliki dunia tanpa perang," katanya, saat lonceng berbunyi di belakangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Pesawat Pengebom B-52...
Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved