Paus Leo Serukan Gencatan Senjata Semua Perang di Dunia pada Hari Natal
Kamis, 25 Desember 2025 - 05:20 WIB
loading...
A
A
A
Pada Malam Natal, Vatican News membagikan kartu Natal Paus yang semakin menyoroti penekanannya pada perdamaian Natal ini. Kartu tersebut memuat kutipan “Natal Tuhan adalah Natal Damai", yang diambil dari salah satu khotbah Santo Leo Agung.
Pada Hari Natal, Paus Leo akan menyampaikan pesan Natal tradisional di Lapangan Santo Petrus. Pemimpin spiritual sekitar 1,4 miliar umat Katolik itu akan memberikan berkat "Urbi et Orbi (Kepada Kota dan Dunia)", dengan puluhan ribu umat Katolik yang diperkirakan akan hadir.
Dalam komentarnya sebelumnya, Paus juga membahas situasi di Timur Tengah. Dia mengatakan bahwa dia telah berbicara dengan pastor paroki di Kota Gaza. Menurutnya, penduduk di sana berusaha merayakan Natal meskipun dalam kondisi yang sangat genting.
Pada hari Senin pekan Natal, Paus Leo menyapa Kuria Romawi, mendesak mereka untuk mencari pertobatan pribadi yang mengarah pada perdamaian di dalam Gereja. Dia menekankan bahwa hubungan di dalam Gereja harus menjadi saksi perdamaian yang diwartakan oleh kelahiran Kristus.
"Kelahiran Tuhan membawa karunia perdamaian dan mengundang kita untuk menjadi tanda kenabiannya dalam konteks manusia dan budaya yang terlalu terpecah-pecah," katanya.
Pada Hari Natal, Paus Leo akan menyampaikan pesan Natal tradisional di Lapangan Santo Petrus. Pemimpin spiritual sekitar 1,4 miliar umat Katolik itu akan memberikan berkat "Urbi et Orbi (Kepada Kota dan Dunia)", dengan puluhan ribu umat Katolik yang diperkirakan akan hadir.
Dalam komentarnya sebelumnya, Paus juga membahas situasi di Timur Tengah. Dia mengatakan bahwa dia telah berbicara dengan pastor paroki di Kota Gaza. Menurutnya, penduduk di sana berusaha merayakan Natal meskipun dalam kondisi yang sangat genting.
Pada hari Senin pekan Natal, Paus Leo menyapa Kuria Romawi, mendesak mereka untuk mencari pertobatan pribadi yang mengarah pada perdamaian di dalam Gereja. Dia menekankan bahwa hubungan di dalam Gereja harus menjadi saksi perdamaian yang diwartakan oleh kelahiran Kristus.
"Kelahiran Tuhan membawa karunia perdamaian dan mengundang kita untuk menjadi tanda kenabiannya dalam konteks manusia dan budaya yang terlalu terpecah-pecah," katanya.
(mas)
Lihat Juga :