Pesawat Angkatan Laut Angkut Pasien Medis Jatuh, 5 Orang Meninggal

Selasa, 23 Desember 2025 - 14:14 WIB
loading...
Pesawat Angkatan Laut...
Sebuah pesawat Angkatan Laut Meksiko yang mengangkut seorang pasien medis dan tujuh orang lainnya jatuh di dekat Galveston, Amerika Serikat. Foto/KRIV via Fox News
A A A
GALVESTON - Sebuah pesawat kecil Angkatan Laut Meksiko yang mengangkut seorang pasien medis dan tujuh orang lainnya jatuh di dekat Galveston pada hari Senin waktu setempat. Kecelakaan ini menewaskan sedikitnya lima orang dan memicu pencarian korban lainnya di perairan sepanjang pantai Texas, Amerika Serikat (AS).

Empat orang di dalam pesawat adalah perwira Angkatan Laut dan empat lainnya adalah warga sipil, termasuk seorang anak. Demikian disampaikan Angkatan Laut Meksiko dalam sebuah pernyataan kepada Associated Press, Selasa (23/12/2025).

Dua penumpang berasal dari sebuah organisasi nirlaba yang memberikan bantuan kepada anak-anak Meksiko yang menderita luka bakar parah, termasuk transportasi ke rumah sakit di Galveston.

Baca Juga: Jet Tempur F-16 Skuadron Elite AS Jatuh dan Meledak, Penyebab Masih Misterius

Petugas Penjaga Pantai Amerika Serikat, Luke Baker, mengatakan setidaknya lima orang di dalam pesawat telah meninggal dunia tetapi tidak menyebutkan identitas penumpang tersebut.

Penyebab jatuhnya pesawat masih dalam penyelidikan.

Marinir Meksiko mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga mereka yang kehilangan nyawa dalam kecelakaan tragis ini.

Kecelakaan itu terjadi Senin sore di Teluk Galveston dekat dasar jalan lintas yang menghubungkan Pulau Galveston ke daratan utama. Tim tanggap darurat dan tim pencarian bergegas ke lokasi kejadian di dekat destinasi pantai populer di sepanjang pantai Texas yang berjarak sekitar 50 mil (80,5 kilometer) tenggara Houston.

Sky Decker, seorang kapten kapal pesiar profesional yang tinggal sekitar 1,6 kilometer dari lokasi kecelakaan, mengatakan dia melompat ke kapalnya untuk melihat apakah dia bisa membantu.

Dia menjemput dua petugas polisi yang mengarahkannya melalui kabut tebal ke pesawat yang hampir sepenuhnya tenggelam. Decker melompat ke air dan menemukan seorang wanita yang terluka parah terjebak di bawah kursi dan puing-puing lainnya.

"Saya tidak percaya. Dia mungkin hanya memiliki celah udara sekitar 3 inci untuk bernapas," katanya. "Dan ada bahan bakar jet di sana bercampur dengan air, asapnya sangat buruk. Dia benar-benar berjuang untuk hidupnya."

Dia juga menarik seorang pria yang duduk di depannya yang sudah meninggal. Dia menggambarkan keduanya mengenakan pakaian sipil.

Angkatan Laut Meksiko mengatakan pesawat itu membantu misi medis yang berkoordinasi dengan Michou and Mau Foundation, yang menyediakan transportasi darurat untuk anak-anak dengan luka bakar yang mengancam jiwa ke rumah sakit anak Shriners di Galveston, menurut situs web organisasi nirlaba tersebut.

Yayasan tersebut menyatakan dalam sebuah unggahan di media sosial: "Kami menyampaikan solidaritas terdalam kami kepada keluarga-keluarga yang berduka atas kejadian ini. Kami turut berduka cita dengan hormat dan belas kasih, menghormati kenangan mereka dan menegaskan kembali komitmen kami untuk memberikan perawatan yang manusiawi, sensitif, dan bermartabat kepada anak-anak yang mengalami luka bakar."

Pernyataan dari Angkatan Laut Meksiko mengatakan pesawat tersebut mengalami kecelakaan saat mendekati Galveston tetapi tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Tim dari Administrasi Penerbangan Federal (FAA) dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) telah tiba di lokasi kecelakaan, kata Departemen Keamanan Publik Texas di platform media sosial X.

Seorang juru bicara dari NTSB mengatakan mereka menyadari kecelakaan ini dan sedang mengumpulkan informasi tentangnya.

Kantor Sheriff Galveston County mengatakan petugas dari tim penyelam, unit tempat kajadian perkara, unit drone, dan patroli sedang menanggapi kecelakaan tersebut.

Belum jelas apakah cuaca menjadi faktor penyebab. Daerah tersebut telah mengalami kondisi berkabut selama beberapa hari terakhir, menurut Cameron Batiste, seorang ahli meteorologi dari Badan Layanan Cuaca Nasional. Dia mengatakan bahwa sekitar pukul 14.30 hari Senin, kabut datang dan jarak pandang berkurang hingga sekitar setengah mil.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Prancis Juara Grup I,...
Prancis Juara Grup I, Senegal Pesta Gol ke Gawang Irak
Jumhur Hidayat Sampaikan...
Jumhur Hidayat Sampaikan Salam Hangat Presiden Prabowo ke Raja Charles
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Angkatan Laut Indonesia dan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved