Seorang Jenderal Rusia Dibunuh dengan Bom Mobil di Moskow
Senin, 22 Desember 2025 - 14:32 WIB
loading...
Letnan Jenderal Fanil Sarvarov, kepala pelatihan operasional di Staf Umum Rusia, dibunuh dengan ledakan bom mobil di Moskow, Senin (22/12/2025). Foto/apa.az
A
A
A
MOSKOW - Seorang jenderal Rusia tewas dalam ledakan bom mobil di Moskow pada Senin (22/12/2025) pagi. Pembunuhan terhadap sang jenderal terjadi ketika perang Rusia-Ukraina belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.
Media setempat sebelumnya melaporkan bahwa ledakan bom telah merusak beberapa kendaraan di bagian selatan kota dan melukai pengemudinya dengan serius.
Para pejabat kemudian mengidentifikasi korban tewas sebagai Letnan Jenderal Fanil Sarvarov, kepala pelatihan operasional di Staf Umum Rusia.
Baca Juga: Bos Intelijen AS: Rusia Tak Mampu Taklukkan Ukraina, Apalagi Menginvasi Eropa!
Menurut Komite Investigasi, bom itu telah ditanam di bawah kendaraan korban.
Para pejabat Rusia mengatakan salah satu kemungkinan adalah pembunuhan itu dilakukan oleh dinas intelijen Ukraina.
Menurut mereka, Kyiv sebelumnya telah menggunakan alat peledak dalam pembunuhan yang ditargetkan terhadap pejabat dan tokoh publik di negara yang dipimpin Presiden Vladimir Putin tersebut.
Pada Desember lalu, sebuah bom yang disembunyikan di dalam skuter listrik menewaskan Letnan Jenderal Igor Kirillov, komandan Pasukan Pertahanan Nuklir, Kimia, dan Biologi Rusia, beserta ajudannya dalam apa yang diduga oleh para penyelidik sebagai plot Ukraina.
Mengutip Russia Today, Sarvarov bertanggung jawab untuk menyelenggarakan pelatihan bagi para perwira senior di Kementerian Pertahanan melalui latihan staf dan kegiatan instruksional lainnya.
Media setempat sebelumnya melaporkan bahwa ledakan bom telah merusak beberapa kendaraan di bagian selatan kota dan melukai pengemudinya dengan serius.
Para pejabat kemudian mengidentifikasi korban tewas sebagai Letnan Jenderal Fanil Sarvarov, kepala pelatihan operasional di Staf Umum Rusia.
Baca Juga: Bos Intelijen AS: Rusia Tak Mampu Taklukkan Ukraina, Apalagi Menginvasi Eropa!
Menurut Komite Investigasi, bom itu telah ditanam di bawah kendaraan korban.
Para pejabat Rusia mengatakan salah satu kemungkinan adalah pembunuhan itu dilakukan oleh dinas intelijen Ukraina.
Menurut mereka, Kyiv sebelumnya telah menggunakan alat peledak dalam pembunuhan yang ditargetkan terhadap pejabat dan tokoh publik di negara yang dipimpin Presiden Vladimir Putin tersebut.
Pada Desember lalu, sebuah bom yang disembunyikan di dalam skuter listrik menewaskan Letnan Jenderal Igor Kirillov, komandan Pasukan Pertahanan Nuklir, Kimia, dan Biologi Rusia, beserta ajudannya dalam apa yang diduga oleh para penyelidik sebagai plot Ukraina.
Mengutip Russia Today, Sarvarov bertanggung jawab untuk menyelenggarakan pelatihan bagi para perwira senior di Kementerian Pertahanan melalui latihan staf dan kegiatan instruksional lainnya.
(mas)
Lihat Juga :