Pasukan AS Kejar Kapal Tanker Minyak Ke-3 di Dekat Venezuela

Senin, 22 Desember 2025 - 13:01 WIB
loading...
Pasukan AS Kejar Kapal...
Pasukan Penjaga Pantai AS mengejar kapal tanker minyak ketiga di dekat Venezuela. Sebelumnya dua kapal tanker minyak terkait Venezuela telah disita AS. Foto/Argentina Star
A A A
WASHINGTON - Pasukan Penjaga Pantai Amerika Serikat (AS) dilaporkan sedang aktif mengejar kapal tanker minyak ketiga di Laut Karibia yang berdekatan dengan Venezuela. Sebelumnya, pasukan Washington telah menyita atau merampas dua kapal tanker minyak yang terkait Venezuela.

Menurut laporan Reuters, Senin (22/12/2025), para pejabat Amerika mengeklaim kapal tersebut berlayar dengan bendera palsu dan oleh karena itu tunduk pada perintah penyitaan yudisial. Mereka menggambarkan kapal itu sebagai bagian dari "armada gelap" Venezuela yang digunakan untuk menghindari sanksi sepihak Washington.

Baca Juga: AS Rampas Kapal Tanker Minyak Kedua di Lepas Pantai Venezuela, Situasi Makin Panas

Kapal tersebut belum dinaiki pasukan Penjaga Pantai AS, tetapi jika berhasil, operasi tersebut akan menandai penyitaan ketiga. Sebelumnya, pada 10 Desember, pasukan AS menyita kapal tanker Skipper. Kemudian pada Sabtu pekan lalu, pasukan AS menyita kapal tanker Centuries.

Upaya penyitaan terbaru ini terjadi hanya beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan blokade "total dan menyeluruh" terhadap kapal tanker minyak yang dikenai sanksi AS, yang memasuki atau meninggalkan Venezuela.

Para pejabat belum mengidentifikasi kapal tanker minyak ketiga tersebut, tetapi menurut laporan media-media Barat, kapal tanker yang sekarang dikejar adalah Bella 1, yang sebelumnya telah dikenai sanksi karena mengangkut minyak Iran.

Para pejabat AS mengatakan kapal tersebut mengelak ketika hendak dinaiki pasukan Penjaga Pantai AS dan terus berlayar. Inilah yang memicu apa yang digambarkan oleh seorang pejabat Washington sebagai "pengejaran aktif."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved