Tujuan Perang Putin di Ukraina Tidak Akan Berubah, Ini 4 Indikasinya

Minggu, 21 Desember 2025 - 20:20 WIB
loading...
Tujuan Perang Putin...
Tujuan perang Presiden Rusia Vladimir Putin tidak akan berubah. Foto/X
A A A
MOSKOW - Laporan intelijen AS terus memperingatkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin belum meninggalkan tujuannya untuk merebut seluruh Ukraina dan merebut kembali sebagian Eropa yang dulunya milik kekaisaran Soviet. Itu diungkapkan enam sumber yang mengetahui intelijen AS, bahkan ketika para negosiator berupaya mengakhiri perang yang akan membuat Rusia memiliki wilayah yang jauh lebih sedikit.

Laporan-laporan tersebut menyajikan gambaran yang sangat berbeda dari yang dilukiskan oleh Presiden AS Donald Trump dan para negosiator perdamaian Ukraina-nya, yang mengatakan Putin ingin mengakhiri konflik tersebut. Laporan terbaru berasal dari akhir September, menurut salah satu sumber.

Intelijen tersebut juga bertentangan dengan penyangkalan pemimpin Rusia bahwa ia merupakan ancaman bagi Eropa.

Tujuan Perang Putin di Ukraina Tidak Akan Berubah, Ini 4 Indikasinya

1. Putin Ingin Menguasai Seluruh Ukraina dan Berkas Blok Soviet

Temuan AS konsisten sejak Putin melancarkan invasi skala penuhnya pada tahun 2022. Temuan tersebut sebagian besar selaras dengan pandangan para pemimpin Eropa dan badan intelijen bahwa ia menginginkan seluruh Ukraina dan wilayah negara-negara bekas blok Soviet, termasuk anggota aliansi NATO, menurut sumber-sumber tersebut.

“Intelijen selalu menunjukkan bahwa Putin menginginkan lebih banyak,” kata Mike Quigley, anggota Partai Demokrat dari Komite Intelijen DPR, dalam sebuah wawancara dengan Reuters. “Orang Eropa yakin akan hal itu. Orang Polandia benar-benar yakin akan hal itu. Negara-negara Baltik berpikir merekalah yang pertama.”

Baca Juga: Bak Perang Antar Geng Kriminal, 12 Orang Tembaki Bar di Afrika Selatan Tewaskan 9 Orang

2. Rusia Baru Menguasai 20 Persen Wilayah Ukraina

Rusia menguasai sekitar 20 persen wilayah Ukraina, termasuk sebagian besar Luhansk dan Donetsk, provinsi-provinsi yang membentuk jantung industri Donbas, sebagian provinsi Zaporizhzhia dan Kherson, serta Krimea, semenanjung Laut Hitam yang strategis.

Putin mengklaim Krimea dan keempat provinsi tersebut sebagai milik Rusia. Trump menekan Kyiv untuk menarik pasukannya dari sebagian kecil Donetsk yang mereka kuasai sebagai bagian dari kesepakatan perdamaian yang diusulkan, menurut dua sumber yang mengetahui masalah tersebut, sebuah tuntutan yang ditolak oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan sebagian besar warga Ukraina.

“Tim presiden telah membuat kemajuan luar biasa dalam hal mengakhiri perang” dan Trump telah menyatakan bahwa kesepakatan perdamaian “lebih dekat dari sebelumnya,” kata seorang pejabat Gedung Putih tanpa membahas laporan intelijen.

Dalam sebuah unggahan di X pada hari Sabtu, Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard mengatakan bahwa petugas intelijen telah memberi pengarahan kepada anggota parlemen bahwa “Rusia berupaya menghindari perang yang lebih besar dengan Eropa” dan bahwa kinerja pasukannya di Ukraina menunjukkan bahwa saat ini mereka kekurangan kapasitas untuk menguasai “seluruh Ukraina, apalagi Eropa.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Serangan AS Masuki Hari...
Serangan AS Masuki Hari Kelima, Iran Terus Hantam Pangkalan Militer di Teluk
500 Lebih Pengungsi...
500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam
Rekomendasi
Pelimpahan Berkas Perkara...
Pelimpahan Berkas Perkara Febrie Dinilai Tindakan Rasional
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved