Lagi, Iran Eksekusi Mati Mata-mata Mossad

Minggu, 21 Desember 2025 - 09:30 WIB
loading...
Lagi, Iran Eksekusi...
Aghil Keshavarz, pria yang dieksekusi mati oleh pihak berwenang Iran atas tuduhan menjadi mata-mata Mossad. Foto/Iran Human Rights
A A A
TEHERAN - Iran kembali mengeksekusi mati seorang pria yang dituduh sebagai mata-mata badan intelijen Israel, Mossad. Ini adalah eksekusi terbaru sejak perang 12 hari pada bulan Juni antara kedua negara yang menjadi musuh bebuyutan tersebut.

Kantor berita peradilan, Mizan, pada hari Sabtu (20/12/2025), melaporkan pelaksanaan eksekusi tersebut terhadap terpidana bernama Aghil Keshavarz.

"Hukuman mati untuk Aghil Keshavarz, yang dinyatakan bersalah karena menjadi mata-mata untuk rezim Zionis, berkomunikasi dan bekerja sama dengan rezim tersebut, dan mengambil foto situs militer dan keamanan, telah dilaksanakan setelah dikuatkan oleh Mahkamah Agung dan mengikuti prosedur hukum,” tulis Mizan dalam laporannya.

Baca Juga: Eks Bos Mossad: Agen Intelijen Israel Beroperasi di Dalam Negeri Iran

Keshavarz, lanjut laporan itu, ditangkap antara April dan Mei di Urmia di barat laut Iran.

Pengadilan Iran telah menerima pengakuan bersalah Keshavarz.

"Memotret lokasi target, memasang alat pelacak, melakukan jajak pendapat, dan memeriksa pola lalu lintas di rute tertentu adalah beberapa misi yang dilakukan Aghil Keshavarz atas perintah petugas Mossad,” imbuh laporan Mizan.

Pada 13 Juni, Israel melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Iran, menyerang situs militer dan nuklir, serta daerah pemukiman.

Serangan itu memicu perang selama 12 hari, di mana Iran menanggapi dengan serangan drone dan rudal terhadap Israel, dan kemudian Amerika Serikat bergabung dengan Israel dalam menyerang tiga situs nuklir Iran.

Perang Juni tersebut menggagalkan diplomasi tingkat tinggi antara Teheran dan Washington yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan baru mengenai program nuklir Iran.

Perang itu juga merupakan konflik berkelanjutan pertama antara Iran dan Israel setelah serangan balasan sporadis pada tahun 2024 yang tidak sampai pada perang terbuka.

Perang singkat berakhir dengan gencatan senjata antara Iran dan Israel yang mulai berlaku pada 24 Juni.

Sejak perang tersebut, Iran telah menjanjikan pengadilan cepat bagi mereka yang ditangkap karena dicurigai berkolaborasi dengan Israel. Iran telah mengumumkan penangkapan dan eksekusi terhadap setidaknya 10 orang yang dihukum karena bekerja sama dengan Mossad.

Iran, yang tidak mengakui Negara Israel, telah lama menuduh rezim Zionis melakukan operasi sabotase terhadap fasilitas nuklirnya dan membunuh para ilmuwannya.

Pada bulan Oktober, Teheran memperketat undang-undang dan hukuman bagi orang-orang yang dituduh menjadi mata-mata Israel dan Amerika Serikat, yang sekarang akan dihukum dengan penyitaan semua aset dan dikenakan hukuman mati.

Undang-undang sebelumnya tidak menargetkan negara tertentu, dan spionase tidak selalu dihukum mati.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved