5 Fakta Al-Majd Europe, Perusahaan Fiktif yang Mengevakuasi Paksa Warga Gaza ke Luar Negeri

Sabtu, 20 Desember 2025 - 22:50 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 10 Negara yang Menampilkan Burung dan Hewan di Bendera Nasional

2. Mengorganisir Negara-negara Muslim

Bulan sebelumnya, Al-Majd Europe membangun kehadiran daringnya dengan situs web baru yang menyatakan bahwa mereka fokus pada upaya bantuan di negara-negara Muslim, khususnya “bagi warga Gaza yang ingin meninggalkan Gaza”, dengan klaim bahwa mereka telah menyelenggarakan klinik kesehatan keliling di wilayah tersebut dan perjalanan bagi dokter Palestina ke luar negeri yang kemudian ditemukan Al Jazeera sebagai tidak benar.

Seorang penumpang dari penerbangan November ke Afrika Selatan, yang identitasnya dirahasiakan untuk perlindungannya sendiri, mengatakan bahwa ia menghubungi organisasi tersebut setelah menemukan tautan daring, yang menjanjikan tidak hanya jalan keluar dari Gaza, tetapi juga keselamatan dan perawatan medis untuk cedera. “Awalnya, mereka mengatakan itu gratis. Kemudian mereka meminta USD1.400 [per orang]. Kemudian harganya naik menjadi USD2.500,” katanya.

3. Beraksi dengan Rahasia

Kesaksian yang dikumpulkan oleh Al Jazeera menunjukkan bahwa pembayaran yang diminta bervariasi dari USD1.000-2.000 per orang, dengan kriteria ketat untuk mendaftar. Hanya keluarga yang akan diterima dengan syarat mereka merahasiakan keberangkatan mereka, dengan detail keberangkatan penerbangan hanya dirilis beberapa jam sebelum lepas landas.

Para penumpang mengatakan mereka diberitahu untuk tiba di perbatasan Karem Abu Salem (disebut Kerem Shalom di Israel) di Gaza selatan. Ketika mereka tiba, barang-barang pribadi mereka disita, dan mereka dinaikkan ke bus menuju Bandara Ramon, dekat kota Eilat di Israel, tampaknya oleh otoritas Israel.

4. Israel Ikut Beraksi

Nigel Branken, seorang pekerja sosial Afrika Selatan yang membantu warga Palestina di pesawat tersebut, sebelumnya mengatakan kepada Al Jazeera bahwa ada “tanda-tanda yang sangat jelas… keterlibatan Israel dalam operasi ini untuk membawa orang-orang… untuk menggusur mereka”.

Para pengungsi mengatakan kepada Al Jazeera bahwa mereka tidak diberitahu tentang tujuan akhir mereka sampai beberapa saat sebelum naik pesawat. Mereka kemudian diantar ke penerbangan yang terdaftar atas nama maskapai penerbangan baru bernama FLYYO tanpa cap keluar di dokumen perjalanan mereka.

Al Jazeera menemukan bahwa FLYYO telah mengatur sejumlah penerbangan serupa, semuanya berangkat dari bandara Israel, menuju Rumania, Indonesia, Afrika Selatan, Kenya, dan tujuan lainnya.

5. Menggunakan Identitas Palsu

Pemeriksaan lebih lanjut terhadap Al-Majd Europe, yang menyatakan diri sebagai "yayasan kemanusiaan yang didirikan pada tahun 2010 di Jerman", dengan kantor pusat berlokasi di Sheikh Jarrah, sebuah lingkungan di Yerusalem Timur yang diduduki, kemudian mengungkap identitasnya sebagai tipuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Balas Dendam, Iran Hujani...
Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Berita Terkini
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Infografis
Bukan Indonesia, Trump...
Bukan Indonesia, Trump Minta Pindahkan Warga Gaza ke Negara ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved