PM Australia Umumkan Rencana Beli Senjata dari Masyarakat setelah Serangan Bondi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 06:30 WIB
loading...
PM Australia Umumkan...
Sejumlah senjata dipajang di toko senjata. Foto/anadolu
A A A
CANBERRA - Pemerintah Australia mengumumkan rencana untuk program pembelian kembali senjata api nasional menyusul penembakan massal pekan lalu di Pantai Bondi di Sydney. Skema ini diharapkan dapat mengurangi ratusan ribu senjata dari peredaran, menurut Perdana Menteri Anthony Albanese pada hari Jumat (19/12/2025).

Penembakan di Pantai Bondi menewaskan 15 orang, dan melukai lebih dari dua lusin lainnya. Para penyerang, yang diduga menyatakan kesetiaan kepada kelompok teroris Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS), menargetkan perayaan Hanukkah yang diselenggarakan komunitas Yahudi setempat.

Polisi mengatakan salah satu penembak memiliki izin senjata api dan secara sah memiliki enam senjata terdaftar, yang semuanya ditemukan di lokasi kejadian.

Albanese telah menjadikan kebijakan senjata api domestik sebagai fokus utama respons pemerintah.

Pada hari Senin, para pemimpin negara bagian dan wilayah Australia sepakat menerapkan aturan senjata api nasional yang lebih ketat.

Langkah-langkah yang sedang dibahas termasuk mempercepat peluncuran registrasi senjata api nasional, membatasi jumlah senjata api yang dapat dimiliki seseorang, menjadikan kewarganegaraan Australia sebagai syarat untuk mendapatkan izin senjata api, dan lebih lanjut membatasi jenis senjata yang diizinkan.

Pemerintah perlu mengesahkan undang-undang melalui parlemen untuk mendanai skema pembelian kembali yang diusulkan.

Program ini diharapkan serupa dengan program yang diberlakukan pada tahun 1996 sebagai respons terhadap pembantaian Port Arthur di Tasmania, yang menewaskan 35 orang.

Program tersebut berlangsung selama satu tahun dan menghasilkan penghancuran sekitar 650.000 senjata api. Di bawah skema baru ini, pemilik yang menyerahkan senjata api akan diberi kompensasi.

Menurut lembaga penelitian The Australia Institute, kepemilikan senjata api sipil sejak itu meningkat menjadi lebih dari empat juta senjata api di seluruh negeri, sekitar 25% lebih tinggi daripada tahun 1996, atau kira-kira satu senjata untuk setiap tujuh warga Australia.

Upaya serupa di tempat lain telah menghadapi tantangan. Dalam program pembelian kembali senjata api di Selandia Baru tahun 2019, yang diluncurkan sebagai respons terhadap penembakan masjid Christchurch di mana seorang supremasi kulit putih Australia menewaskan 51 orang, platform pemberitahuan daring program tersebut untuk sementara dinonaktifkan ketika ditemukan kerentanan yang mungkin telah mengekspos data pribadi ribuan pemilik senjata api yang taat hukum.

Baca juga: 7.000 Petani Bentrok dengan Polisi di Kantor Pusat Uni Eropa, 1.000 Traktor Lumpuhkan Kota
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Berita Terkini
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Infografis
Deretan Senjata AS untuk...
Deretan Senjata AS untuk Melindungi Israel dari Serangan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved