PM Hungaria Orban Murka Uni Eropa Pinjami Ukraina Rp1.764 Triliun: Uang Sia-sia!

Jum'at, 19 Desember 2025 - 16:00 WIB
loading...
PM Hungaria Orban Murka...
Perdana Menteri (PM) Hungaria Viktor Orban. Foto/sputnik
A A A
BUDAPEST - Perdana Menteri (PM) Hungaria Viktor Orban mengkritik paket dukungan UE senilai 90 miliar euro (Rp1764 triliun) untuk Ukraina pada tahun 2026–2027, menyebutnya sebagai "uang sia-sia" dan berpendapat generasi mendatang akan menanggung biayanya, seperti yang dilaporkan Reuters.

Dia mengungkap sejumlah poin penting. “Sudah jelas Ukraina tidak akan membayar kembali pinjaman UE, dan anak-anak dan cucu-cucu dari mereka yang menyetujuinya akan menanggung biayanya,” ungkap dia.

Hungaria tidak ikut serta dalam inisiatif ini. "Bagus bahwa kita tidak berpartisipasi… Ini adalah uang sia-sia," kata Orban seperti dikutip Reuters.

Orban berpendapat UE membatalkan gagasan untuk menyita aset Rusia setelah menyadari aset pribadi UE di Rusia lebih besar dan dapat dibekukan sebagai pembalasan.

Jika Rusia menggugat atas penyitaan tersebut, Uni Eropa dapat dipaksa untuk mengembalikan "dua kali lipat jumlahnya."

Hungaria, Slovakia, dan Republik Ceko tidak berpartisipasi dalam memberikan jaminan untuk pinjaman Uni Eropa sebesar 90 miliar euro kepada Kiev, menurut pernyataan Dewan Uni Eropa.

Baca juga: 7.000 Petani Bentrok dengan Polisi di Kantor Pusat Uni Eropa, 1.000 Traktor Lumpuhkan Kota
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved