Pesta di Italia, 2 Gadis Inggris Diperkosa 8 Pria di Depan Kamera

Rabu, 16 September 2020 - 01:11 WIB
loading...
Pesta di Italia, 2 Gadis...
Rekaman kamera mengintai menunjukkan para pria di Italia menyerang dua wanita Inggris yang sedang pesta. Foto/9News
A A A
ROMA - Dua gadis asal Inggris telah diperkosa oleh sekitar delapan pria dalam sebuah pesta di Italia. Kedua korban mengaku jadi sasaran serangan karena mereka ingin menari pada malam terakhir liburan mereka.

Kedua korban mengatakan para tersangka merekam serangan itu dengan kamera. Kedua gadis berusia 15 tahun itu dilaporkan media lokal telah ditinju, ditendang, dan diperkosa oleh delapan pria yang mengganggu pesta yang mereka hadiri di provinsi Basilicata Matera di Italia selatan awal pekan lalu. (Baca: Gadis 17 Tahun Diperkosa 4 Pria Hingga Tewas, Diperkosa Lagi 7 Pria )

Empat pelaku; Michele Masiello, 23, Alberto Lopatriello, 22, Alessandro Zuccaro, 21, dan Giuseppe Gargano, 19, telah ditangkap polisi dan ditahan di penjara Italia. Keempatnya menyangkal tuduhan melakukan serangan seksual dan mengklaim bahwa kedua gadis itu setuju melakukannya. (Baca juga : 5 Raksasa Bulutangkis Dunia Mundur, Thomas & Uber 2020 Akhirnya Ditunda )

Tiga pelaku lainnya dibebaskan dengan jaminan dan seorang pelaku lagi sedang diburu polisi. Para pejabat berwenang mengatakan serangan itu terjadi di sebuah vila di Marconia di Pisticci, provinsi Basilicata Matera.

Surat kabar La Repubblica melaporkan rapper lokal Michele Leone dan Egidio Andriulli— yang dikenal di YouTube sebagai Red Michael dan Meu Deus—juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Belum jelas apakah kedua penyanyi terlibat langsung dalam serangan itu atau tidak. (Baca: Nenek 86 Tahun Diperkosa Pemuda India: 'Saya seperti Nenekmu....' )

Kedua gadis—yang belum diidentifikasi karena alasan hukum—mengklaim mereka dibius sebelum diperkosa di depan kamera di semak-semak di luar vila selama 15 menit.

“Tanggal 6 September seharusnya menjadi malam terakhir kami menghabiskan waktu di Pisticci. Kami seharusnya pergi lebih awal, tetapi di saat-saat terakhir kami mengubah rencananya," kata salah satu korban yang dikutip dari La Repubblica, Selasa (15/9/2020).

“Seorang teman lokal kami datang menjemput kami pada pukul 23.30 untuk pergi ke pesta di sebuah vila dengan taman yang luas, di Marconia di Pisticci. Saya belum pernah ke sana,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kasus Penyekapan di...
Kasus Penyekapan di Bandung, Pakar IPB Jelaskan Coercive Control dan Dampaknya pada Korban
Iran Ancam Beri Balasan...
Iran Ancam Beri Balasan Atas Serangan AS, IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9
Balas Dendam! Iran Gempur...
Balas Dendam! Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Sirine Meraung-raung
Rekomendasi
Pramono Anung Resmikan...
Pramono Anung Resmikan Mayapada Hospital Jakarta Timur, Fokus Layani Ibu dan Anak
Rahasia di Balik Sepatu...
Rahasia di Balik Sepatu Pink Timnas Inggris
Sahroni Dukung Polri...
Sahroni Dukung Polri Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Penyebab Blackout
Berita Terkini
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved