Diancam Akan Ditenggelamkan AS dan Jepang, Kapal Induk Tercanggih China Dekati Taiwan

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:53 WIB
loading...
A A A
Kapal CNS Fujian sebelumnya telah melintasi Selat Taiwan pada September 2025 untuk melakukan "uji coba penelitian ilmiah dan misi pelatihan" di Laut China Selatan. Kapal induk tersebut terlihat oleh pesawat P-3C Jepang sekitar 200 kilometer barat laut Kepulauan Senkaku—dikenal sebagai Diaoyu di China—yang disengketakan.

Pada saat itu, Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN) China berpendapat bahwa melakukan uji coba lintas wilayah adalah bagian normal dari proses pembangunan kapal induk. "Hal ini tidak ditujukan pada target tertentu," kata juru bicara Angkatan Laut China, Leng Guowei, dalam sebuah pernyataan.

Meskipun demikian, waktu transit ini signifikan, terutama karena terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara China dan Jepang yang dipicu oleh klaim berani Perdana Menteri Jepang Sanai Takaichi tentang kemungkinan perang dengan China atas potensi invasi Beijing ke Taiwan.

Badai diplomatik, yang dimulai pada 7 November, belum mereda lebih dari sebulan kemudian. Faktanya, kebuntuan diplomatik, yang disebut sebagai yang terburuk sejak Krisis Pulau Senkaku 2012, berubah menjadi buruk pada 27 November ketika seorang reporter China yang menghadiri konferensi pers Kementerian Pertahanan Nasional China mengangkat klaim yang dibuat oleh media Jepang bahwa pasukan Jepang dan pasukan AS mengeklaim memiliki kemampuan untuk menenggelamkan kapal induk Fujian jika terlibat pertempuran di Selat Taiwan yang sempit.

Menanggapi klaim tersebut, juru bicara Kementerian Pertahanan China Jiang Bin mengatakan, "Itu hanyalah fantasi belaka dan melebih-lebihkan kemampuan sendiri.”

Pertanyaan jurnalis diduga merujuk pada laporan dalam publikasi Jepang, The Sankei Shimbun, yang diterbitkan pada 7 November, yang muncul segera setelah China mengumumkan pengoperasian resmi kapal induk tersebut dan mengutip pejabat Jepang yang tidak disebutkan namanya.

“PLA memiliki kemampuan yang kuat dan sarana yang andal untuk mengalahkan agresor mana pun. Jika pihak Jepang berani melewati garis merah dan mengundang masalah bagi dirinya sendiri, mereka ditakdirkan untuk membayar harga yang mahal,” kata Jiang Bin kepada CGTN dalam sebuah wawancara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
China Segera Terapkan...
China Segera Terapkan UU Etnis Kontroversial, Bisa Incar Aktivis di Luar Negeri
Trump Kumpulkan Pejabat...
Trump Kumpulkan Pejabat AS di Situation Room Gedung Putih, Bahas Serangan Dahsyat ke Iran
Rekomendasi
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
3 Pelaku Pembobolan...
3 Pelaku Pembobolan Bank Jambi Senilai Rp144,82 Miliar Jadi Tersangka
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Wakaf, BWI Dorong Sertifikasi Nazir secara Masif
Berita Terkini
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved