Analis: Stok Rudal Iran Melimpah Membuat Israel Ketar-ketir!
Kamis, 18 Desember 2025 - 07:39 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bulan lalu bahwa Teheran telah membangun kembali kekuatan rudalnya melampaui tingkat sebelum perang. Iran juga telah menunjukkan kehebatannya secara terbuka.
Pekan lalu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan latihan Angkatan Laut besar-besaran di Teluk Persia yang melibatkan rudal jelajah dan rudal balistik dengan jangkauan yang dilaporkan mencapai 2.000 kilometer, serta drone bunuh diri.
Pertanyaan kritisnya, menurut para analis, adalah apakah upaya pembangunan kembali kekuatan Iran akan ditoleransi.
“Pertanyaan sebenarnya adalah apakah langkah-langkah ini akan cukup untuk memicu tindakan Israel,” kata Brew. “Saya cenderung berpikir bahwa Israel akan bertindak secara pre-emptive untuk mencegah Iran membangun kembali persenjataan rudal yang secara teoritis dapat mengalahkan pertahanan udara Israel.”
Langkah seperti itu, kata Brew, hampir pasti membutuhkan dukungan Amerika.
Meskipun agresi militer Israel menimbulkan kerusakan yang signifikan di Iran, para analis mencatat bahwa selalu ada batasan dalam kemampuannya untuk memberikan batasan yang berkelanjutan pada program rudal Iran.
Farzin Nadimi, seorang peneliti senior di Washington Institute, mengatakan serangan Israel menghantam setidaknya 15 dari 30 hingga 35 kompleks industri rudal utama Iran dan sekitar 15 dari 25 pangkalan rudal, dengan banyak peluncur bergerak juga menjadi sasaran.
Pekan lalu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan latihan Angkatan Laut besar-besaran di Teluk Persia yang melibatkan rudal jelajah dan rudal balistik dengan jangkauan yang dilaporkan mencapai 2.000 kilometer, serta drone bunuh diri.
Pertanyaan kritisnya, menurut para analis, adalah apakah upaya pembangunan kembali kekuatan Iran akan ditoleransi.
“Pertanyaan sebenarnya adalah apakah langkah-langkah ini akan cukup untuk memicu tindakan Israel,” kata Brew. “Saya cenderung berpikir bahwa Israel akan bertindak secara pre-emptive untuk mencegah Iran membangun kembali persenjataan rudal yang secara teoritis dapat mengalahkan pertahanan udara Israel.”
Langkah seperti itu, kata Brew, hampir pasti membutuhkan dukungan Amerika.
Meskipun agresi militer Israel menimbulkan kerusakan yang signifikan di Iran, para analis mencatat bahwa selalu ada batasan dalam kemampuannya untuk memberikan batasan yang berkelanjutan pada program rudal Iran.
Farzin Nadimi, seorang peneliti senior di Washington Institute, mengatakan serangan Israel menghantam setidaknya 15 dari 30 hingga 35 kompleks industri rudal utama Iran dan sekitar 15 dari 25 pangkalan rudal, dengan banyak peluncur bergerak juga menjadi sasaran.
Lihat Juga :