Tarik Cadar Wanita Muslim di Depan Umum, Kepala Menteri Bihar India Didesak Mundur
Rabu, 17 Desember 2025 - 11:40 WIB
loading...
A
A
A
Bagi banyak orang, insiden ini bukan lagi tentang kesalahan penilaian satu orang, tetapi lebih tentang normalisasi ketidakadilan terhadap Muslim di India.
Menyebut tindakan Kumar yang "keji", Partai Kongres mengatakan dia harus mengundurkan diri dari jabatan kepala menteri, sementara partai mantan kepala menteri Lalu Yadav mengatakan mereka bertanya-tanya apakah ini bukti kesehatan mentalnya memburuk.
Beberapa pekan sebelum pemilihan Bihar pada bulan November, yang dimenangkan Partai JDU pimpinan Kumar dan BJP, ia menuai kecaman setelah satu video dirinya mengalungkan bunga kepada seorang wanita di pertemuan publik menjadi viral.
Seorang anggota parlemen JDU, yang mencoba menghentikannya, ditegur kepala menteri.
Marah, Zaira Wasim, mantan aktris India, menuntut "permintaan maaf tanpa syarat" dari Kumar. "Martabat dan kesopanan seorang wanita bukanlah mainan yang bisa dipermainkan," tulisnya.
Politisi Priyanka Chaturvedi mengatakan ia tidak akan terkejut jika wanita itu mengatakan "ia baik-baik saja dengan hal itu," karena ia akan tetap menghadapi konsekuensinya.
Anggota Lok Sabha, Aga Syed Ruhullah Mehdi, menyerukan permintaan maaf, menyebutnya sebagai tindakan yang "tidak dapat dibenarkan" dan "sangat mengganggu".
Menyebut tindakan Kumar yang "keji", Partai Kongres mengatakan dia harus mengundurkan diri dari jabatan kepala menteri, sementara partai mantan kepala menteri Lalu Yadav mengatakan mereka bertanya-tanya apakah ini bukti kesehatan mentalnya memburuk.
Beberapa pekan sebelum pemilihan Bihar pada bulan November, yang dimenangkan Partai JDU pimpinan Kumar dan BJP, ia menuai kecaman setelah satu video dirinya mengalungkan bunga kepada seorang wanita di pertemuan publik menjadi viral.
Seorang anggota parlemen JDU, yang mencoba menghentikannya, ditegur kepala menteri.
Marah, Zaira Wasim, mantan aktris India, menuntut "permintaan maaf tanpa syarat" dari Kumar. "Martabat dan kesopanan seorang wanita bukanlah mainan yang bisa dipermainkan," tulisnya.
Politisi Priyanka Chaturvedi mengatakan ia tidak akan terkejut jika wanita itu mengatakan "ia baik-baik saja dengan hal itu," karena ia akan tetap menghadapi konsekuensinya.
Anggota Lok Sabha, Aga Syed Ruhullah Mehdi, menyerukan permintaan maaf, menyebutnya sebagai tindakan yang "tidak dapat dibenarkan" dan "sangat mengganggu".
Lihat Juga :