Para Penjaga Malam Gunung di Tepi Barat Gotong Royong Mengamankan Desa dari Serangan Pemukim Israel

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:30 WIB
loading...
Para Penjaga Malam Gunung...
Para penjaga malam gunung di Tepi Barat bergotong royong menjaga desa daru serangan pemukim Israel. Foto/Al Jazeera.
A A A
HEBRON - Di al-Mufaqara, sebuah desa di Masafer Yatta, selatan Hebron, Palestina , malam terasa berbeda. Alih-alih istirahat atau tidur, malam ditandai dengan kewaspadaan dan kekhawatiran bagi para pria desa yang menjaga desa mereka dari serangan pemukim Israel dari pemukiman dan pos terdepan ilegal di dekatnya.

Saat matahari terbenam, penjagaan mereka dimulai ketika mereka berkumpul di sebuah bukit tinggi yang menghadap desa, tempat mereka duduk dikelilingi oleh ban bekas yang ditumpuk untuk membuat dinding guna melindungi mereka dari angin dingin.

Dalam sistem mereka, setiap orang memiliki tugas: Beberapa membawa obor, yang lain menyiapkan makan malam, dan seorang pria menyeduh teh sage, yang selalu mendidih di atas api, memberi mereka kehangatan dan energi sepanjang malam yang panjang dan dingin.

Tawa mereka menembus kegelapan, tetapi tidak dapat menyembunyikan rasa takut yang menyelimuti ruangan.

“Tugas kami tidak mudah, tetapi juga tidak mustahil,” kata salah satu dari mereka, dilansir Al Jazeera.

“Malam adalah milik kami, selama kami menjaganya.”

Para Penjaga Malam Gunung di Tepi Barat Gotong Royong Mengamankan Desa dari Serangan Pemukim Israel

1. Menjaga Desa Agar Tidak Dihancurkan Israel

Al-Mufaqara adalah rumah bagi sekitar 23 keluarga yang terdiri dari 220 orang, termasuk 50 anak-anak. Penduduknya bergantung pada penggembalaan, pertanian, dan peternakan.

Namun cara hidup sederhana ini menghadapi serangan harian dari para pemukim dan otoritas Israel, yang telah berulang kali menghancurkan rumah mereka, merusak lahan pertanian mereka, membakar tempat tinggal mereka, dan bahkan melakukan pembunuhan.

Korban terbaru di sini adalah simbol perlawanan, Awda al-Hathalin, yang ditembak oleh seorang pemukim Israel.

Yang lain terluka, bahkan beberapa kehilangan anggota tubuh, dalam serangan lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Berita Terkini
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Infografis
50.000 Tentara Israel...
50.000 Tentara Israel Tak Mampu Rebut Satu Desa Pun di Lebanon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved